Berita

Percepatan Peningkatan Literasi dan Tata Kelola Pasar Modal (2)

Oleh Lukas Setia Atmaja - Orasi Pengukuhan Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Prasetiya Mulya
Rabu, 24 April 2024 | 12:38 WIB
Percepatan Peningkatan Literasi dan Tata Kelola Pasar Modal (2)

ILUSTRASI. Pengukuhan Guru Besar: Rektor Universitas Prasetiya Mulya Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak (kiri) menyematkan toga kepada Lukas Setia Atmaja saat prosesi pengukuhan guru besar di Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang Selatan, Selasa (6/3/2024). . KONTAN/Baihaki/6/3/2024

Reporter: Harian Kontan | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Salah satu faktor yang menghambat perkembangan pasar modal Indonesia adalah persepsi masyarakat bahwa investasi di pasar modal sangat berisiko. Hasil survei Bursa Efek Indonesia (BEI) dan AC Nielsen Indonesia di tahun 2015 menyimpulkan, 80% responden menilai investasi saham bernuansa spekulatif dan tidak mempercayai dana mereka dikelola oleh perusahaan investasi.

Ironisnya, masyarakat justrulebih percaya investasi bodong berbasis skema ponzi. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), laporan kerugian masyarakat akibat investasi bodong sejak tahun 2017 mencapai Rp 140 triliun.  Investasi bodong ini terus tumbuh subur dari masa ke masa karena literasi keuangan masyarakat yang buruk. Jika dulu orang berpikir memelihara tuyul bisa cepat kaya, kini seiring kemajuan teknologi, peran tuyul- digantikan oleh robot trading.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru
IHSG
7.135,39
1.63%
-118,24
LQ45
886,96
1.54%
-13,86
USD/IDR
16.064
0,43
EMAS
1.338.000
0,38%