Perdagangan (10/8) Dibuka, Harga Saham Bukalapak (BUKA) Langsung Nyungsep Hingga ARB

Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:39 WIB
Perdagangan (10/8) Dibuka, Harga Saham Bukalapak (BUKA) Langsung Nyungsep Hingga ARB
[ILUSTRASI. Ikon logo Bukalapak. DOK/BUKA]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rally harga saham PT Bukalapak.com (BUKA) akhirnya terhenti sementara ini. 

Pada perdagangan hari ini (10/8) hingga pukul 9.26, harga saham Bukalapak malah nyungsep di batas bawah auto rejection (ARB).

Harga saham Bukalapak berada di Rp 1.035 per saham, alias jeblok 6,76 persen dibanding posisi penutupan hari sebelumnya.

Sejauh ini nilai perdagangannya hampir menyentuh Rp 1 triliun, tepatnya sekitar Rp 930,4 miliar.

Baca Juga: Bursa Saham Kedatangan IPO Jumbo di Semester Dua

Hingga pukul 9:41, Credit Suisse Sekuritas Indonesia dan Valbury Sekuritas Indonesia menjadi broker penjual saham Bukalapak terbesar.

Volume jual bersih Credit Suisse mencapai 34.294.700 lembar saham Bukalapak. Dengan harga jual di Rp 1.081 per saham, total nilai transaksinya mencapai Rp 37,1 miliar.

Sementara volume jual bersih Valbury sebanyak 32.199.200 lembar senilai Rp 34,4 miliar. Harga jual rata-ratanya di Rp 1,068 per saham.

 

 

Bukalapak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021 dengan menjual saham di harga perdana Rp 850 per saham.

Pada dua hari perdagangan di BEI, harga saham Bukalapak sempat bergerak menguat. Pada perdagangan kemarin, saham Bukalapak ditutup di Rp 1.110 per saham.

Bukalapak sendiri sering digadang-gadang lantaran nilai initial public offering (IPO) yang terbesar sepanjang sejarah BEI, yakni mencapai Rp 21,90 triliun.

Bukalapak juga menjadi menjadi marketplace pertama di Indonesia yang listing di bursa saham.

Selanjutnya: Grup Sinarmas Dikabarkan Caplok DANA dari Grup Emtek (EMTK)

 

Bagikan

Berita Terbaru

BI Agresif dan Posisi RI di MSCI Bertahan, tapi Rupiah Sulit Menjauh dari Rp 18.000
| Senin, 29 Juni 2026 | 08:28 WIB

BI Agresif dan Posisi RI di MSCI Bertahan, tapi Rupiah Sulit Menjauh dari Rp 18.000

Kenaikan suku bunga dan intervensi pasar belum cukup memulihkan minat investor lantaran persoalan utamanya berkaitan dengan kepercayaan pasar.

Risiko Shortfall Pajak Masih Mengintai APBN
| Senin, 29 Juni 2026 | 08:00 WIB

Risiko Shortfall Pajak Masih Mengintai APBN

Target penerimaan pajak 2026 sulit tercapai meski realisasi mulai menunjukkan perbaikan.                      

Prospek Rupiah di Juli 2026: Dibayangi Dolar AS, Geopolitik, dan Nasib Dana Asing
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Prospek Rupiah di Juli 2026: Dibayangi Dolar AS, Geopolitik, dan Nasib Dana Asing

Permintaan dolar AS di dalam negeri seharusnya mulai menurun menjelang pergantian bulan, seiring meredanya musim pembagian dividen.

Antara Pengumuman MSCI dan Sentimen Pasar Saham Indonesia
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:38 WIB

Antara Pengumuman MSCI dan Sentimen Pasar Saham Indonesia

Saat ini Indonesia memiliki 11 saham yang memenuhi syarat kualifikasi ukuran dan likuiditas yang melampaui ambang minimum.

KAEF Tancap Gas Garap Bahan Baku Obat
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:27 WIB

KAEF Tancap Gas Garap Bahan Baku Obat

KAEF telah mengembangkan dan memproduksi bahan baku obat lokal untuk berbagai kategori terapi prioritas

Berharap Bisa Rebound, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini, Senin (29/6)
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB

Berharap Bisa Rebound, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini, Senin (29/6)

Dari dalam negeri pasar menantikan rilis data inflasi periode Juni 2026 yang diperkirakan tumbuh 3,1% year on year (yoy).

Insentif LPG Buka Peluang Industri Plastik
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:22 WIB

Insentif LPG Buka Peluang Industri Plastik

Namun pebisnis tetap menagih pasokan gas industri yang masih seret sehingga membebani dan menurunkan daya saing

PKPK Akuisisi Perusahaan Jasa Perkapalan dan Transportasi Laut, Aset Melesat 263%
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:16 WIB

PKPK Akuisisi Perusahaan Jasa Perkapalan dan Transportasi Laut, Aset Melesat 263%

Integrasi PKPK dan Deli Pratama diharapkan tingkatkan efisiensi operasional. Aset perusahaan diproyeksikan naik 263%.

Tren Destinasi Berjarak Dekat saat Liburan Sekolah
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:13 WIB

Tren Destinasi Berjarak Dekat saat Liburan Sekolah

Tiket.com mencatat destinasi hotel domestik yang paling diminati selama periode liburan sekolah adalah Bali, Bandung, Yogyakarta, Malang

PGEO Membidik Kapasitas Produksi 1 GW pada 2028
| Senin, 29 Juni 2026 | 07:10 WIB

PGEO Membidik Kapasitas Produksi 1 GW pada 2028

PGEO telah mengamankan komitmen pendanaan hijau dari beberapa lembaga keuangan internasional yang juga telah direstui oleh negara.

INDEKS BERITA