Pergerakan Rupiah Di Pekan Kedua Agustus Melemah Disetir Sentimen Eksternal

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 05:50 WIB
Pergerakan Rupiah Di Pekan Kedua Agustus Melemah Disetir Sentimen Eksternal
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah mengakhiri perdagangan akhir pekan ini dengan cenderung melemah. Rupiah di pasar spot melemah 0,03% di Rp 14.388 per dollar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (13/8). Kondisi ini membuat rupiah sepekan melemah 0,24%. Sementara berdasarkan kurs Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,01% ke Rp 14.388 per dollar AS pada Jumat, dan melemah 0,13% dalam sepekan.

Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C Permana menjelaskan, sentimen utama adalah rilis tenaga kerja AS. Jobless claim AS menurun dari bulan sebelumnya. Hal ini mendorong ekspektasi pemulihan ekonomi AS lebih cepat. 

Selain itu, Presiden AS Joe Biden akan meluncurkan stimulus yang mendorong ekonomi AS. "Dari dua hal tersebut, indeks dollar AS pun dalam tren menguat," ujar dia.

Baca Juga: Rupiah Jisdor naik tipis ke Rp 14.388 per dolar AS pada perdagangan Jumat (13/8)

Sementara dari dalam negeri, Fikri menyebut, data yang dirilis cukup positif. Karena itu, pelemahan rupiah cenderung terbatas. Salah satunya adalah pemerintah sedang mengembangkan Local Currency Settlement (LCS) kerjasama dengan India, Filipina, dan Korea Selatan. Menurut dia, kebijakan ini mengurangi ketergantungan pada dollar.

Sentimen lain adalah harga komoditas. Menurut Fikri, hal ini mendorong ekspektasi neraca dagang Indonesia akan positif. Dus, hal ini akan mendorong cadangan devisa Indonesia. "Pada akhirnya, posisi BI untuk intervensi ketika tapering lebih kuat," imbuh Fikri

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menambahkan, rupiah terpukul dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 secara global. "Investor menghindari dari aset berisiko seperti rupiah," kata dia. Sementara kasus Covid-19 dalam negeri perlahan turun dan PPKM bisa kembali dilonggarkan. Kegiatan ekonomi juga bisa kembali jalan. Ke depan, rupiah bisa kembali menguat.

Baca Juga: Simak kurs dollar rupiah di BRI jelang tengah hari ini, Jumat 13 Agustus 2021

Bagikan

Berita Terbaru

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:26 WIB

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus menggeber ekspansi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) miliknya.

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06 WIB

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1

Saham bonus yang akan dibagikan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham tahun buku 2024.

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:02 WIB

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)

Momentum Ramadan dinilai bakal menjadi salah satu katalis positif bagi emiten farmasi. Salah satunya PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.​

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56 WIB

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI

Proyek hilirisasi Danantara juga membuka peluang keterlibatan emiten pendukung, baik di sektor energi, logistik, maupun konstruksi.

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:48 WIB

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025

Segmen selular jadi kontributor utama pertumbuhan kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) di sepanjang tahun 2025.

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:33 WIB

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi

Pelaksanaan aturan ini tidak langsung, tapi ada waktu transisi. Ini penting agar pemilik dan pengendali punya waktu menyusun strategi 

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11 WIB

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026

Sentimen positif bagi BMRI di tahun 2026 berasal dari fundamental yang solid dan efisiensi berkelanjutan.

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:57 WIB

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Penjualan periode Lebaran menyumbang hampir 30% dari total target penjualan tahunan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:43 WIB

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun

Indonesia perlu belajar dari India yang mengalami masalah serupa pada 2012 namun bisa bangkit dan berhasil merebut kembali kepercayaan investor.

Bahas Nasib Martabe, Rosan Bertemu Agincourt
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:06 WIB

Bahas Nasib Martabe, Rosan Bertemu Agincourt

Rosan menyebutkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, telah menerapkan langkah lanjutan. Namun tidak terbatas pada pengkajian

INDEKS BERITA

Terpopuler