Pergerakan Rupiah Hari Ini (5/10) Akan Ditentukan Rilis Data Ekonomi

Selasa, 05 Oktober 2021 | 05:40 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (5/10) Akan Ditentukan Rilis Data Ekonomi
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di awal pekan berhasil menguat. Untuk perdagangan hari ini (5/10), analis memprediksi rupiah dibayangi rilis data ekonomi AS.

Analis DC Futures Lukman Leong menjelaskan, pasar saat ini mengantisipasi data non-farm payroll AS pada Jumat mendatang. Ia bilang, ekspektasi pasar cukup tinggi sehingga berpotensi menguatkan dollar AS. Pasar juga menantikan data cadangan devisa.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri berpendapat, angka inflasi yang terjaga, kasus harian Covid-19 turun, serta capital inflow di pasar saham membawa rupiah menguat. Dari eksternal, Reny bilang, pelaku pasar wait and see detil nominal dan teknis tapering The Fed.

Baca Juga: Dolar AS terkoreksi, rupiah ditutup menguat 0,29% ke Rp 14.267 per dolar AS

"Selain itu, ada rilis data manufaktur AS yang mencerminkan aktivitas ekonomi," kata Reny. Konsensus memperkirakan, PMI AS koreksi.

Kata Reny, rupiah Selasa (5/10) akan bergerak di kisaran Rp 14.210-Rp 14.296. Sedangkan Lukman memprediksi di level Rp 14.200-Rp 14.350.

Senin (4/10), rupiah di pasar spot menguat 0,29% ke Rp 14.267 per dollar AS. Sedangkan rupiah berdasarkan kurs JISDOR, rupiah menguat 0,27% ke level Rp 14.276.

Baca Juga: IHSG melonjak 1,83% ke 6.342 hingga tutup pasar Senin (4/10)

Bagikan

Berita Terbaru

Usai Membagikan Dividen Jumbo, Saham UNVR Lolos dari Dividend Trap dan Terus Melaju
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Usai Membagikan Dividen Jumbo, Saham UNVR Lolos dari Dividend Trap dan Terus Melaju

Tekanan jual terhadap saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) usai dividen dinilai telah berhasil diredam sepenuhnya.

Strategi ERAA Mengantisipasi Dampak Depresiasi Rupiah
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB

Strategi ERAA Mengantisipasi Dampak Depresiasi Rupiah

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengatur strategi untuk menjaga kinerja di tengah pelemahan nilai tukar rupiah 

Demutualisasi BEI Masih Menunggu Aturan Turunan UU P2SK
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Demutualisasi BEI Masih Menunggu Aturan Turunan UU P2SK

BEI kini masih menunggu aturan pelaksana sebagai turunan UU P2SK sebelum proses perubahan bentuk kelembagaan tersebut dapat dijalankan.

Investor Masih Wait and See, IHSG Selasa (30/6) Rawan Koreksi
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:32 WIB

Investor Masih Wait and See, IHSG Selasa (30/6) Rawan Koreksi

Pelemahan IHSG juga dipicu rendahnya aktivitas transaksi yang mencerminkan sikap wait and see investor.

Insentif Otomotif Diusulkan Diperluas
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24 WIB

Insentif Otomotif Diusulkan Diperluas

Usulan itu muncul saat program insentif kendaraan listrik, baik motor maupun mobil, ditunda hingga Agustus 2026.

Industri Menanti Kepastian Suplai Gas HGBT
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:18 WIB

Industri Menanti Kepastian Suplai Gas HGBT

pemerintah pun mengevaluasinya dengan menurunkan harga LNG non-HGBT untuk industri menjadi US$ 13 per mmbtu.

ALDO Memperkuat Kemasan Daur Ulang
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:11 WIB

ALDO Memperkuat Kemasan Daur Ulang

Pertumbuhan kinerja keuangan ditopang oleh anak usaha, PT Eco Paper Indonesia, yang memproduksi kemasan kertas daur ulang ramah lingkungan.

Tahap Akhir Uji Tabung CNG
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02 WIB

Tahap Akhir Uji Tabung CNG

Saat ini, pemerintah bersiap melakukan satu tahapan pengujian lagi terhadap prototipe tabung yang diimpor dari China

Strategi HRTA Jaga Pasokan Emas di Tengah Lonjakan Permintaan
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Strategi HRTA Jaga Pasokan Emas di Tengah Lonjakan Permintaan

Meski laba HRTA melesat, pelemahan rupiah bisa mengancam margin. Ketahui mengapa beberapa analis menyarankan 'wait and see' sebelum berinvestasi.

Marketplace Setuju Beri Diskon 50% ke UMKM
| Selasa, 30 Juni 2026 | 06:57 WIB

Marketplace Setuju Beri Diskon 50% ke UMKM

Masa transisi pemberlakuan Peraturan Menteri UMKM Nomor 3/2026 selama enam bulan untuk mempersiapkan

INDEKS BERITA

Terpopuler