Pergerakan Rupiah Hari Ini (6/4) Bakal Kena Aksi Profit Taking

Rabu, 06 April 2022 | 03:40 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (6/4) Bakal Kena Aksi Profit Taking
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi melemah pada Rabu (6/4). Pergerakan rupiah akan dipengaruhi perkembangan konflik antara Rusia dan Ukraina. 

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menyebut, ada potensi inflasi domestik naik tinggi akibat kenaikan harga bahan makanan. Ini menjadi sentimen negatif bagi rupiah. "Kekhawatiran juga datang dari konflik antara Rusia dan Ukraina yang belum berakhir dan meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa negara," ujar Reny. 

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah Pada Perdagangan Rabu (6/4), Ini Katalisnya

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengatakan, aksi ambil untung juga akan mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Apalagi terjadi kenaikan yield obligasi pemerintah AS. "Selain itu indeks dollar AS cukup tinggi karena kebijakan The Fed yang dinilai tetap agresif tahun ini," ucap Reny. 

Proyeksi Reny, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.350-Rp 14.388. Nanang memperkirakan rupiah bergerak antara Rp 14.320-Rp 14.380.

Selasa (5/4), kurs spot rupiah naik tipis 0,05% ke Rp 14.347. Kurs Jisdor naik 0,97% ke Rp 14.348.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 07:30 WIB

Harga Jam Tangan Mewah Cetak Rekor, Jam Model Dress Watch Paling Diburu Kolektor

Harga jam tangan mewah di pasar sekunder mencetak rekor tertinggi dalam dua tahun, didorong aksi gen Z memburu dress watch

Beban Fiskal
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:30 WIB

Beban Fiskal

Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) adalah jangkar perekonomian. Kesehatan keuangan negara cerminnya adalah kesehatan fiskal.

Bos Ponsel yang Terus Berdering
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:15 WIB

Bos Ponsel yang Terus Berdering

Menyusuri perjalanan karier Hasan Aula hingga menjabat Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk.

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:50 WIB

Konsumsi Listrik per Kapita Indonesia Melonjak

Konsumsi listrik per kapita Indonesia naik dari 1.411 kilowatt hour (kWh) pada 2024 menjadi 1.584 kWh pada 2025.

Optimalisasi Manajemen Risiko Suku Bunga
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:37 WIB

Optimalisasi Manajemen Risiko Suku Bunga

Pengelolaan investasi berbasis kewajiban kini menjadi keharusan bagi industri pensiun dan asuransi yang menghadapi kewajiban jangka panjang.

Mal Bersolek Menyiasati Perubahan Perilaku Pasar
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:30 WIB

Mal Bersolek Menyiasati Perubahan Perilaku Pasar

Pengelola pusat belanja alias mal tengah melakukan renovasi dan rebranding untuk mendongkrak okupansi.

Sarimelati Kencana (PZZA) Berharap Kinerja Positif Berlanjut
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:20 WIB

Sarimelati Kencana (PZZA) Berharap Kinerja Positif Berlanjut

Manajemen PZZA mencermati bahwa pemulihan daya beli masyarakat belum sepenuhnya membaik dan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha.

Asuransi Beralih Haluan, Endowment Kian Dilirik
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:40 WIB

Asuransi Beralih Haluan, Endowment Kian Dilirik

Produk endowment yang menggabungkan proteksi dan manfaat pasti di akhir masa pertanggungan.                

Kejar Proyek, Konstruksi Ikut Terkerek
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:30 WIB

Kejar Proyek, Konstruksi Ikut Terkerek

Kebangkitan kredit konstruksi hanya faktor musiman.                                                         

Multifinance Pilih Diversifikasi Pembiayaan
| Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:30 WIB

Multifinance Pilih Diversifikasi Pembiayaan

Hingga November 2025, pembiayaan mobil baru Adira tercatat Rp 6,7 triliun atau sekitar 18% dari total portofolio. 

INDEKS BERITA

Terpopuler