Perluas Layanan, Hermina Anggarkan Belanja Modal Rp 800 Miliar

Kamis, 02 Mei 2019 | 09:18 WIB
Perluas Layanan, Hermina Anggarkan Belanja Modal Rp 800 Miliar
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga tahun depan, PT Medikaloka Hermina Tbk menargetkan memiliki 40 jaringan rumahsakit. Di tahun 2019 ini, emiten berkode saham HEAL tersebut memproyeksikan operasional empat rumahsakit baru.

Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis PT Medikaloka Hermina Tbk, Aristo Setiawidjaja, menyebutkan pada tahun ini dan tahun depan Hermina akan membangun masing-masing empat rumahsakit anyar. "Pada kuartal kedua, akan dibuka satu, kuartal ketiga buka satu, dan kuartal keempat tahun ini buka lagi dua rumahsakit," kata dia, Selasa (30/4).

Aristo mengungkapkan, untuk satu rumahsakit yang bakal dibuka pada kuartal II 2019 adalah hasil akuisisi. Sedangkan tiga rumahsakit lainnya merupakan proyek greenfield Hermina.

Demi memuluskan rencana itu, HEAL mengalokasikan belanja modal Rp 800 miliar. Perinciannya, Rp 200 miliar berasal dari kas internal dan sisanya pinjaman bank. Saat ini Hermina memiliki pinjaman bank senilai Rp 800 miliar. "Pendanaan masih akan dari bank loan," ungkap Aristo.

Mengenai rumahsakit terbaru yang akan dibuka tahun ini, Aristo bilang, adalah hasil akuisisi. Rumahsakit itu berlokasi di Jawa Tengah. Adapun dua rumahsakit yang juga segera beroperasi berada di Sulawesi dan Sumatra.

Direktur Utama HEAL, Harsono, mengatakan pihaknya bakal terus mengoperasikan rumahsakit anyar untuk menangani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). "Karena kami ingin ikut berpartisipasi pada layanan kesehatan di Indonesia melalui BPJS Kesehatan," ucap dia.

Meski beroperasi untuk layanan BPJS Kesehatan, Harsono menambahkan, margin yang didapat masih terjaga dengan baik. Terbukti dari pendapatan sepanjang kuartal I 2019 tumbuh hingga 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang 2018, HEAL meraup pendapatan Rp 3,06 triliun, naik 14,2% year on year (yoy). Di kuartal I 2019, HEAL meraih pendapatan Rp 901,53 miliar, tumbuh 20,82% (yoy).

Selain itu, HEAL berencana membagikan dividen tahun buku 2018 kepada para pemegang saham. Dividen yang bakal ditebar sebesar Rp 32,7 miliar.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa, pada Selasa (30/4) lalu, pemilik jaringan rumahsakit Hermina ini akan membagikan dividen tunai. "Kami membagikan dividen Rp 11 per saham dengan payout ratio 26%," ujar Aristo. Secara total, Hermina akan mengucurkan dividen senilai Rp 32,7 miliar secara tunai.

Bagikan

Berita Terbaru

Pasokan Kakao Sering Terganggu, Pengembangan Cokelat Lab Jadi Diversifikasi Penting
| Kamis, 30 April 2026 | 12:19 WIB

Pasokan Kakao Sering Terganggu, Pengembangan Cokelat Lab Jadi Diversifikasi Penting

Selain bermitra dengan petani kako di berbagai wilayah, Mondelez juga bermitra dengan start-up untuk mengembangkan bahan baku lab-grown cocoa.

Saham ANTM Tertekan Meski Kinerja Keuangannya Mengesankan, Akibat Ulah Investor Asing
| Kamis, 30 April 2026 | 08:30 WIB

Saham ANTM Tertekan Meski Kinerja Keuangannya Mengesankan, Akibat Ulah Investor Asing

Pelemahan rupiah serta meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan makroekonomi Indonesia memicu aksi jual saham ANTM.

Pupuk Kaltim Investasi untuk Peremajaan Pabrik Amonia
| Kamis, 30 April 2026 | 08:26 WIB

Pupuk Kaltim Investasi untuk Peremajaan Pabrik Amonia

Pihaknya mengucurkan dana berkisar Rp 900 miliar untuk proyek revamping alias peremajaan pabrik Ammonia  Pabrik 2 di Bontang, Kalimantan Timur,

Bantu Anak Usaha Bayar Utang, Energi Mega Persada (ENRG) Rilis Obligasi Rp 500 Miliar
| Kamis, 30 April 2026 | 08:21 WIB

Bantu Anak Usaha Bayar Utang, Energi Mega Persada (ENRG) Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

Masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 berlangsung pada 11-13 Mei 2026.

Penjualan Emas Kuartal I-2026 Melejit, Laba ANTM Tumbuh Dua Digit
| Kamis, 30 April 2026 | 08:16 WIB

Penjualan Emas Kuartal I-2026 Melejit, Laba ANTM Tumbuh Dua Digit

Segmen emas berkontribusi 81% terhadap total pendapatan ANTM di kuartal I-2026. Pendapatan dari segmen ini tumbuh 11% yoy jadi Rp 23,89 triliun.

Bukalapak (BUKA) Membukukan Rugi Rp 425 Miliar Pada Kuartal I-2026
| Kamis, 30 April 2026 | 08:08 WIB

Bukalapak (BUKA) Membukukan Rugi Rp 425 Miliar Pada Kuartal I-2026

Emiten teknologi yang bergerak di bisnis e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), membukukan rugi bersih Rp 425,78 miliar di kuartal I-2026.

Saham Konglomerat Jadi Bandul Pemberat
| Kamis, 30 April 2026 | 08:03 WIB

Saham Konglomerat Jadi Bandul Pemberat

Harga mayoritas saham emiten konglomerat ringsek di sepanjang tahun berjalan ini. DSSA, BBCA dan BREN merupakan tiga saham yang menggerus indeks​.

IHSG Kalah Dibanding Indeks Saham Negara Lain, Apa Saja yang Perlu Diperbaiki!?
| Kamis, 30 April 2026 | 07:32 WIB

IHSG Kalah Dibanding Indeks Saham Negara Lain, Apa Saja yang Perlu Diperbaiki!?

Indonesia kini “terjepit” di antara dua tekanan, yakni kompetisi negara-negara Asia Tenggara yang agresif dan rally kuat Asia Timur.

Tambang Tersendat, Laba ASII Terhambat
| Kamis, 30 April 2026 | 07:31 WIB

Tambang Tersendat, Laba ASII Terhambat

Laba bersih ASII Q1-2026 turun drastis 15,61%. Tidak adanya kontribusi penjualan tambang emas Martabe jadi salah satu penekannya.

Asing Net Sell Rp 9,38 T, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 30 April 2026 | 07:19 WIB

Asing Net Sell Rp 9,38 T, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor asing masih melakukan aksi jual bersih aliat net sell jumbo Rp 1,19 triliun. Enam hari beruntun asing net sell senilai Rp 9,38 triliun.

INDEKS BERITA

Terpopuler