Permintaan Lesu, Bank Kecil Tahan Kredit demi Jaga NPL

Selasa, 30 Desember 2025 | 04:30 WIB
Permintaan Lesu, Bank Kecil Tahan Kredit demi Jaga NPL
[ILUSTRASI. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) (Dok/BOII)]
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju perlambatan kredit terasa paling kuat di kelompok bank bermodal inti (KBMI) I. Di tengah permintaan kredit yang melemah, bank-bank kecil cenderung menahan ekspansi dan mengalihkan fokus pada pengendalian risiko guna mencegah lonjakan kredit bermasalah.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, penyaluran kredit per November 2025 hanya tumbuh 7,74% secara tahunan (YoY), melambat signifikan dibandingkan pertumbuhan 10,79% YoY pada November 2024. Tren perlambatan ini tercermin jelas pada kinerja sejumlah bank KBMI I, yang bahkan mencatat kontraksi kredit di tengah kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Lebih Mini untuk Ritel
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:35 WIB

Lebih Mini untuk Ritel

Pemerintah harus adil memberikan imbal hasil surat utang yang ditawarkan, baik itu untuk institusi maupun kepada masyarakat.

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG
| Senin, 20 Juli 2026 | 08:40 WIB

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG

Bagi PT United Tractors Tbk (UNTR), eksplorasi bukan hanya mencari cadangan batubara, tapi juga menggali peluang bisnis jangka panjang.

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:43 WIB

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50

Tingkat keberhasilan uji coba mencapai 80%–90% dan memenuhi standar teknis kendaraan. B50 aman untuk mobil, truk, hingga bus.

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi

Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah Timur Indonesia ini harus memberikan dampak langsung bagi perputaran roda ekonomi daerah.

Mitigasi Komprehensif Gangguan Rantai Pasok
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:31 WIB

Mitigasi Komprehensif Gangguan Rantai Pasok

Penutupan kembali Selat Hormuz mengerek biaya transportasi hingga produksi, sehingga pemerintah harus segera melakukan antisipasi

Bankir Mengklaim Belum Menaikkan Bunga Kredit
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bankir Mengklaim Belum Menaikkan Bunga Kredit

Sejumlah bank mengklaim belum menaikkan bunga kredit meski BI rate naik 1% sejak Mei 2025, karena persaingan penyaluran kredit masih ketat.  ​

Mencermati Peluang Cuan di Obligasi Negara FR
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:30 WIB

Mencermati Peluang Cuan di Obligasi Negara FR

Di tengah pasar yang bergejolak, Obligasi Negara FR bisa jadi pilihan. Analis merekomendasi tenor pendek dan menengah. 

Pergerakan Rupiah Pekan Ini Menanti Keputusan RDG BI
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Pekan Ini Menanti Keputusan RDG BI

Sentimen eksternal seperti geopolitik Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan rupiah pada pekan ini. 

Investor Masih Tunggu Arah Suku Bunga, IHSG Senin (20/7) Berpeluang Menguat Terbatas
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:04 WIB

Investor Masih Tunggu Arah Suku Bunga, IHSG Senin (20/7) Berpeluang Menguat Terbatas

Laju kenaikan IHSG cenderung terbatas. Investor akan mencermati musim laporan keuangan emiten dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Pasar Saham Kembali Dibayangi Penutupan Selat Hormuz
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:01 WIB

Pasar Saham Kembali Dibayangi Penutupan Selat Hormuz

Sentimen ini tetap dapat meningkatkan kekhawatiran investor asing terhadap kondisi fiskal dan memperbesar persepsi risiko pada aset berisiko

INDEKS BERITA

Terpopuler