Berita Bisnis

Permintaan Melonjak, Pebisnis Farmasi Bersaing Ketat di Produk Suplemen Kesehatan

Senin, 14 September 2020 | 07:03 WIB
Permintaan Melonjak, Pebisnis Farmasi Bersaing Ketat di Produk Suplemen Kesehatan

ILUSTRASI. willem.kurniawan-Produksi Tolak Angin SIDO-Pabrik baru SIDO diclaim zero accident atau zero human error

Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pamor bisnis suplemen semakin menguat. Sejumlah pelaku industri farmasi mengusulkan izin produk suplemen baru. Maklumlah, belakangan ini permintaan produk suplemen meningkat di tengah pandemi corona (Covid-19) untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) mencatat dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2020, telah menerbitkan izin edar masing-masing sebanyak 399 untuk suplemen kesehatan, 201 untuk obat tradisional, dan tiga untuk fitofarmaka.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru