Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat

Selasa, 07 Juli 2026 | 06:45 WIB
Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat
[ILUSTRASI. BTN luncurkan Bale Korpora (Dok/BTN)]
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lupakan sejenak gegap gempita persaingan aplikasi m-banking ritel. Di segmen bisnis yang lebih hening, perbankan nasional tengah melancarkan perang digital yang tak kalah brutal. Sasarannya jelas: mengunci likuiditas raksasa dan mengeruk dana murah (CASA) dari kantong nasabah korporasi.

Bank Indonesia (BI) mencatat pergeseran perilaku yang masif. Sepanjang empat bulan pertama 2026, nilai transaksi internet banking melesat 20,56% secara tahunan (year-on-year/yoy) menembus Rp 4.623,75 triliun. Perputaran uang yang masif ini tak lepas dari agresivitas bank memoles platform wholesale digital-nya menjadi senjata utama pengikat nasabah bisnis.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Racikan Portofolio Ampuh di Semester 2: Panduan agar Cuan di Tengah Ketidakpastian
| Selasa, 07 Juli 2026 | 08:05 WIB

Racikan Portofolio Ampuh di Semester 2: Panduan agar Cuan di Tengah Ketidakpastian

Semester I 2026 jadi mimpi buruk investor. Racikan portofolio semester II sebaiknya bertahan atau mulai berburu aset murah? 

Saham MEDC Rebound Meski Harga Minyak Melemah, Kinerja Diperkirakan Tetap Solid
| Selasa, 07 Juli 2026 | 08:00 WIB

Saham MEDC Rebound Meski Harga Minyak Melemah, Kinerja Diperkirakan Tetap Solid

MEDC menargetkan produksi migas sebesar 165.000 hingga 170.000 mboepd pada 2026, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Geoprima Solusi (GPSO) Tuntas Gelar Private Placement dan Tambah Kegiatan Usaha
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:53 WIB

Geoprima Solusi (GPSO) Tuntas Gelar Private Placement dan Tambah Kegiatan Usaha

Seluruh saham hasil private placement GPSO diserap PT PIMSF Pulogadung sebagai pemegang saham pengendali baru. 

Berharap Independensi BEI di Era Demutualisasi
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:48 WIB

Berharap Independensi BEI di Era Demutualisasi

Peluang Danantara jadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat demutualisasi menuai polemik.

Comeback Ace Hardware Ancam Azko? Analis Ungkap Prospek Saham ACES, MDIY, dan MAPI
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:44 WIB

Comeback Ace Hardware Ancam Azko? Analis Ungkap Prospek Saham ACES, MDIY, dan MAPI

Kinerja emiten ritel peralatan rumah tangga seperti ACES dan MDIY sejauh ini masih positif, baik di sisi penjualan maupun laba bersih.

IHSG Selasa (7/7) Masih Dibayangi Depresiasi Rupiah
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:44 WIB

IHSG Selasa (7/7) Masih Dibayangi Depresiasi Rupiah

Pelaku pasar akan mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

Masih Minim Katalis, Pamor Saham EBT Meredup
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:37 WIB

Masih Minim Katalis, Pamor Saham EBT Meredup

Kinerja EBT semester II-2026 diprediksi konstruktif. Pahami faktor pendorongnya dan potensi jangka panjang. 

Divestasi Aset Fiber Menjadi Amunisi untuk Ekspansi ISAT
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:34 WIB

Divestasi Aset Fiber Menjadi Amunisi untuk Ekspansi ISAT

Divestasi aset fiber ISAT senilai Rp 11,7 T mengubah total performa kas. Cek bagaimana dana ini memperkuat fleksibilitas dan potensi dividen.

Tunggu Arah Suku Bunga, Harga Emas Masih Rawan Koreksi
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:32 WIB

Tunggu Arah Suku Bunga, Harga Emas Masih Rawan Koreksi

Harga emas bergerak fluktuatif di tengah ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat. Sejak awal Mei 2026, harga emas global anjlok -11,39%.

Bea Cukai Bubar Belum Tutup Manipulasi
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:25 WIB

Bea Cukai Bubar Belum Tutup Manipulasi

Persoalan utama terletak pada tatakelola, integritas aparat, serta sistem pengawasan yang harus dibenahi

INDEKS BERITA

Terpopuler