Berita Global

Pertama Kali Terjadi Sejak 2008, Harga Aluminium Menyentuh US$ 3.000 Karena China

Senin, 13 September 2021 | 18:52 WIB
Pertama Kali Terjadi Sejak 2008, Harga Aluminium Menyentuh US$ 3.000 Karena China

ILUSTRASI. Pembatasan produksi di China sebagai penghasil aluminium terbesar, memicu kekhawatiran mengenai kurangnya pasokan. REUTERS/Stringer/File Photo CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - LONDON. Untuk pertama kalinya sejak 2008, harga aluminium menyentuh US$ 3.000 per ton pada Hari Senin (13/9). Pembatasan produksi di China sebagai penghasil aluminium terbesar, memicu kekhawatiran mengenai kurangnya pasokan.

Harga aluminium yang biasa digunakan dalam kemasan dan konstruksi, telah melonjak 50% sepanjang tahun ini. Sementara dalam tiga minggu terakhir, harga naik 15% karena spekulan menumpuk stok di pasar.


Baca juga