Perusahaan BUMN Barata Indonesia Gagal Melunasi Utang MTN Tepat Waktu

Senin, 14 September 2020 | 22:13 WIB
Perusahaan BUMN Barata Indonesia Gagal Melunasi Utang MTN Tepat Waktu
[ILUSTRASI. Barata Indonesia semestinya membayar pokok utang MTN III/2019 senilai Rp 100 miliar pada hari ini, Senin (14/9).]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan BUMN PT Barata Indonesia (Persero) gagal membayar tepat waktu atas pokok utang MTN III Barata Indonesia Tahun 2019.

Semestinya, Barata melunasi pokok utang atas MTN senilai Rp 100 miliar tersebut pada hari ini, Senin (14/9).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Cetak Lonjakan Pendapatan 205,94% di Semester I, Simak Prospek Saham Milik Hashim ini
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:53 WIB

Cetak Lonjakan Pendapatan 205,94% di Semester I, Simak Prospek Saham Milik Hashim ini

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha Rp 1,57 triliun pada semester I-2026.

Utang Restitusi Pajak Terus Meningkat
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:45 WIB

Utang Restitusi Pajak Terus Meningkat

DJP Kementerian Keuangan mencatat saldo utang kelebihan pembayaran pajak mencapai Rp 70,25 triliun per 31 Desember 2025

MBG Fokus Menyasar Wilayah Stunting
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:35 WIB

MBG Fokus Menyasar Wilayah Stunting

Langkah ini ditandai dengan rencana penambahan lebih dari 13.000 dapur MBG yang diprioritaskan beroperasi di wilayah 3T.

Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:30 WIB

Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut

Jumlah peserta dapen sukarela sempat meningkat menjadi 5,43 juta peserta di Februari 2026, kemudian cenderung terus berkurang per bulan Mei.

Skor Tata Kelola INA Meningkat, Nomor Dua di Asia
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:15 WIB

Skor Tata Kelola INA Meningkat, Nomor Dua di Asia

Dalam pemeringkatan GSR Scoreboard,  INA meraih skor tata kelola (governance) sebesar 92%, hanya berada di bawah Temasek Holding.

Kekeringan Meluas, Risiko Harga Pangan Mengintai
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:05 WIB

Kekeringan Meluas, Risiko Harga Pangan Mengintai

Sejumlah daerah di Indonesia mulai dilanda kekeringan imbas El Nino, pemerintah mengklaim stok pangan aman.

Nasib IHSG Hari Ini (30/7) Setelah Turun 6 Hari
| Kamis, 30 Juli 2026 | 04:50 WIB

Nasib IHSG Hari Ini (30/7) Setelah Turun 6 Hari

IHSG mengakumulasi pelemahan 3,84% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 29,55%.

OJK Matangkan Formula Perhitungan Solvabilitas Baru
| Kamis, 30 Juli 2026 | 04:35 WIB

OJK Matangkan Formula Perhitungan Solvabilitas Baru

Hasil uji coba sementara menunjukkan, sebagian besar perusahaan mengalami penurunan rasio solvabilitas ketika menggunakan format sederhana 

Daya Beli Jadi Penentu Laju Penjualan Otomotif
| Kamis, 30 Juli 2026 | 04:30 WIB

Daya Beli Jadi Penentu Laju Penjualan Otomotif

Prospek industri otomotif nasional masih menjanjikan meski ketidakpastian ekonomi belum sepenuhnya mereda.

Prime Agri Resources (SGRO) Genjot Produksi Minyak Sawit
| Kamis, 30 Juli 2026 | 04:20 WIB

Prime Agri Resources (SGRO) Genjot Produksi Minyak Sawit

Hingga akhir tahun ini perusahaan fokus menerapkan best agronomy practices melalui sejumlah langkah strategis.

INDEKS BERITA

Terpopuler