Perusahaan Asuransi Jiwa Kini Lebih Berhati-Hati Berinvestasi di Portofolio Saham

Senin, 20 Juli 2020 | 07:29 WIB
Perusahaan Asuransi Jiwa Kini Lebih Berhati-Hati Berinvestasi di Portofolio Saham
[ILUSTRASI. Petugas keamanan bertugas di depan berbagai logo perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Jakarta, Senin (6/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.]
Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi jiwa optimistis hasil investasi di sepanjang tahun ini akan menanjak. Memang, suasana ketidakpastian yang diakibatkan oleh pandemi virus corona (Covid-19) memaksa perusahaan asuransi jiwa untuk lebih hati-hati dalam menentukan isi keranjang investasinya.

PT BNI Life Insurance (BNI Life) akan terus melakukan monitoring atas pergerakan portofolio investasi secara berkala.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Ketergantungan Terhadap Raffi Ahmad & Nagita Bikin Efek Cancel Culture Buruk ke RANS
| Kamis, 05 November 2026 | 07:31 WIB

Ketergantungan Terhadap Raffi Ahmad & Nagita Bikin Efek Cancel Culture Buruk ke RANS

Hanya dalam hitungan bulan, RANS kehilangan kepercayaan di pasar modal dan ditinggalkan oleh 628.438 investor.

Pendapatan dan Laba Tumbuh, Prospek CMRY Masih Gurih
| Kamis, 05 November 2026 | 07:16 WIB

Pendapatan dan Laba Tumbuh, Prospek CMRY Masih Gurih

Momentum di akhir tahun bakal jadi katalis pendorong kinerja emiten produsen susu ini. Salah satunya, periode musiman Natal dan Tahun Baru 2027.​

Permintaan Domestik Membaik, Kinerja Emiten Semen Mendaki
| Kamis, 05 November 2026 | 07:13 WIB

Permintaan Domestik Membaik, Kinerja Emiten Semen Mendaki

Mayoritas emiten semen berhasil mengemas pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di sepanjang Sembilan 2026.

Titik Api Karhutla Meningkat di Kalteng dan Sumsel
| Kamis, 05 November 2026 | 07:08 WIB

Titik Api Karhutla Meningkat di Kalteng dan Sumsel

 Terdapat enam provinsi yang menjadi perhatian dengan total fire spot (titik api) sebanyak 864 titik dan luas lahan dalam penanganan 1.615 ha.

ASSA Siap Menebar Dividen Interim Rp 20 Per Saham
| Kamis, 05 November 2026 | 07:08 WIB

ASSA Siap Menebar Dividen Interim Rp 20 Per Saham

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bakal membagikan dividen interim dari tahun pelaporan keuangan 2026, dengan nilai total sebesar Rp 73,82 miliar.

Minta Restu RUPSLB, PKPK Siap Stock Split di Rasio 1:10
| Kamis, 05 November 2026 | 07:04 WIB

Minta Restu RUPSLB, PKPK Siap Stock Split di Rasio 1:10

PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham alias stock split dengan rasio 1:10.

Mengatur Integrasi Tarif Tol Jabodetabek
| Kamis, 05 November 2026 | 07:03 WIB

Mengatur Integrasi Tarif Tol Jabodetabek

BPJT membuka kesempatan bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengajukan usulan integrasi setelah aturan resmi diundangkan. 

Biaya Operasional Bengkak, Laba TLKM di Sembilan Bulan 2026 Tergerus 3,89%
| Kamis, 05 November 2026 | 06:58 WIB

Biaya Operasional Bengkak, Laba TLKM di Sembilan Bulan 2026 Tergerus 3,89%

Pertumbuhan pendapatan tak mampu mendongkrak laba bersih TLKM, yang anjlok 3,89% yoy menjadi Rp 14,4 triliun di sembilan bulan 2026. 

Penyadapan terhadap Prabowo Kategori Makar
| Kamis, 05 November 2026 | 06:47 WIB

Penyadapan terhadap Prabowo Kategori Makar

Kebocoran data penting pemimpin tertinggi bisa berimbas buruk pada kedaulatan negara dan membahayakan keselamatan pimpinan negara,

Sentimen Domestik Bayangi Arah IHSG
| Kamis, 05 November 2026 | 06:46 WIB

Sentimen Domestik Bayangi Arah IHSG

Kasus penyadapan presiden menambah sentimen negatif untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sejak awal tahun 2026, IHSG masih longsor 43,10%.

INDEKS BERITA

Terpopuler