Pilih Subsidi Bengkak

Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:11 WIB
Pilih Subsidi Bengkak
[ILUSTRASI. TAJUK - SS kurniawan]
S.S. Kurniawan | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik swasta masih terjadi. Hanya, SPBU Vivo yang masih menjual BBM dengan research octane number (RON) 92. Itu pun tidak di semua SPBU Vivo.

Pemerintah tampaknya lebih memilih bujet subsidi dan kompensasi BBM membengkak, ketimbang menambah kuota impor untuk SPBU swasta, yang stok bensinnya mulai langka, khususnya Shell dan BP, sejak akhir Agustus lalu. 

Subsidi dan kompensasi BBM membengkak? Ya, membengkak, lantaran pengguna BBM SPBU swasta mau tidak mau, dengan terpaksa, harus membeli bahan bakar kendaraan di SPBU Pertamina. Sebab, tidak ada pilihan lain.

Dan, demi menjaga harga Pertalite (RON 90) di angka Rp 10.000 per liter, pemerintah mesti menyuntikkan subsidi. Kemudian, untuk membuat harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) tetap di bawah harga keekonomian, pemerintah harus memberikan kompensasi kepada Pertamina.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi belanja subsidi dan kompensasi energi, termasuk untuk BBM, mencapai Rp 192,2 triliun per 30 September 2025. Angka itu setara 49% dari pagu tahun ini Rp 394,3 triliun.

Sementara defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025  hingga akhir September mencapai 1,56% dari produk domestik bruto (PDB) atau setara Rp 371,5 triliun. Posisi ini melebar dibanding posisi defisit APBN 2025 di akhir Agustus sebesar 1,35% PDB.

Bisa jadi, defisit melebar karena ada andil dari pembengkakan subsidi dan kompensasi BBM akibat terjadi peralihan pengguna bensin SPBU swasta ke Pertamina.

Kalau kekosongan stok bensin di SPBU swasta tak segera pemerintah atasi, maka pembengkakan subsidi dan kompensasi BBM lumayan besar. Sebab, tambahan alokasi bagi SPBU swasta hingga Desember 2025 nanti mencapai 571.748 kiloliter atau 571,74 juta liter, menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Artinya, hitungan kasar saja, kalau kekosongan stok bensin di SPBU swasta berlanjut hingga akhir tahun, maka penjualan bensin SPBU Pertamina berpotensi bertambah 571,74 juta liter. Nah, kalau pemerintah memberi subsidi dan kompensasi BBM Rp 1.000 untuk setiap liter, maka harus merogoh kocek tambahan sebesar Rp 571,74 miliar. Ini cukup untuk memperbaiki berkilo-kilometer jalan raya yang rusak.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat

Di balik humor girl math di media sosial, pembenaran atas belanja impulsif ternyata bisa berdampak panjang. Simak ulasannya!

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?

Sukuk Ritel seri SR025 menawarkan jaminan negara dan imbalan rutin di tengah ketidakpastian pasar. Simak pertimbangan sebelum berinvestasi!

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:34 WIB

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air

Di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan air yang berkelanjutan, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menawarkan solusi pengola

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah

Persaingan bisnis taksi di layanan segmen menengah kini semakin masif. Siuapa yang dibidik dan seperti apa pasarnya? 

 
Mengubah Status dari Pasar Jadi Basis Produksi
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:28 WIB

Mengubah Status dari Pasar Jadi Basis Produksi

Pemerintah meluncurkan motor listrik nasional dan ekosistem pendukungnya. Lalu, menyiapkan ragam insentif untuk mendorong penjualannya.

Cuan dari Angkutan Hewan Peliharaan
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Cuan dari Angkutan Hewan Peliharaan

Sulitnya mencari kendaraan yang mau mengangkut hewan peliharaan membuka peluang bisnis pet taxi di sejumlah kota.

Peluang Bikin Perisai Konsumen Digital dari Serangan Siber
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Peluang Bikin Perisai Konsumen Digital dari Serangan Siber

Ancaman siber kini tak hanya membayangi perusahaan, juga mengincar keuangan konsumen. Asuransi kini menawarkan perlindungan dari kejahatan siber.

Tak Lagi Keluar Duit Banyak untuk Infrastruktur IT
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:16 WIB

Tak Lagi Keluar Duit Banyak untuk Infrastruktur IT

Perusahaan penyedia layanan internet menjawab kebutuhan digitalisasi pelaku usaha, dengan memberi layanan yang beragam.

Membedah Logika di Balik Pembenaran Belanja
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Membedah Logika di Balik Pembenaran Belanja

Di balik humor girl math di media sosial, pembenaran atas belanja impulsif ternyata bisa berdampak panjang. Simak ulasannya berikut ini.

 
Warna Soga Sang Saka Gula Kelapa
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:11 WIB

Warna Soga Sang Saka Gula Kelapa

​Bendera Kerajaan Majapahit (Wilwatikta) berupa lima garis horizontal merah dan empat garis horizontal putih.

INDEKS BERITA

Terpopuler