Piutang ADRO ke Emiten Heru Hidayat (TRAM) Sudah Lunas, Siapa Gerangan yang Membayar?

Senin, 17 Juni 2024 | 16:22 WIB
Piutang ADRO ke Emiten Heru Hidayat (TRAM) Sudah Lunas, Siapa Gerangan yang Membayar?
[ILUSTRASI. Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat (kanan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (7/9/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masalah utang yang membelit perusahaan milik terpidana kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, Heru Hidayat, yakni PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) kepada PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ternyata sudah rampung sejak 2022 silam. Berawal pada 5 Juli 2019, anak usaha ADRO, yakni Adaro Capital Limited (ACL) memberikan fasilitas pinjaman kepada TRAM sebesar US$ 100 juta.

Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga sebesar persentase tertentu dan akan jatuh tempo dalam jangka waktu 48 bulan sejak tanggal penggunaan pertama atas fasilitas. Piutang itu diberikan ADRO agar grup ini dapat menggunakan jalan milik PT Gunung Bara Utama (GBU) dan menunjuk PT Inti Pancar Dinamika (IPD), entitas milik TRAM untuk membangun jalan sepanjang 60 km dari tambang milik GBU ke tambang milik Adaro Metcoal Companies (AMC) IPD hauling road.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Prodia Widyahusada (PRDA) Kejar Pertumbuhan Kinerja pada Tahun Ini
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:36 WIB

Prodia Widyahusada (PRDA) Kejar Pertumbuhan Kinerja pada Tahun Ini

Meski rupiah melemah, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) memastikan tidak akan menaikkan tarif layanan hingga akhir 2026.

Menebak Arah Kebijakan PPN
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:32 WIB

Menebak Arah Kebijakan PPN

Arah kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ke depan seharusnya memperkuat kepastian hukum, bukan menggerusnya.

Dorongan Terhadap Bank untuk Berkonsolidasi Semakin Kuat
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:30 WIB

Dorongan Terhadap Bank untuk Berkonsolidasi Semakin Kuat

OJK desak bank KBMI 1 perkuat modal via konsolidasi. Tanpa merger, daya saing bisa menurun drastis. Cari tahu alasannya sekarang.

Tekanan ke Rupiah Masih Akan Terasa pada Rabu (15/7)
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:30 WIB

Tekanan ke Rupiah Masih Akan Terasa pada Rabu (15/7)

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,17% secara harian ke Rp 18.099 per dolar AS.

Sinyal Pemulihan Industri Kaca dan Gelas
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:27 WIB

Sinyal Pemulihan Industri Kaca dan Gelas

Dari sisi utilisasi, AKLP memperkirakan tingkat utilisasi industri kaca lembaran pada Juni 2026 berada di kisaran 75%

Saling Sandera
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:26 WIB

Saling Sandera

Kita tidak boleh membiarkan "asas kekeluargaan" melunturkan akuntabilitas kejahatan kerah putih ini.

Ganjalan Produk Sawit Masuk Eropa
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21 WIB

Ganjalan Produk Sawit Masuk Eropa

Uni Eropa sebelumnya menunda penerapan kebijakan tersebut selama dua tahun setelah mendapat penolakan dari Brasil, Indonesia dan (AS

S&P Pertahankan Rating, Net Sell Asing Tetap Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:20 WIB

S&P Pertahankan Rating, Net Sell Asing Tetap Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor asing membutuhkan konfirmasi tambahan: stabilitas nilai tukar rupiah, perbaikan arus dana asing dan kepastian arah kebijakan ekonomi.

Harga Emas Menanti Arah Kebijakan Bunga Amerika
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:15 WIB

Harga Emas Menanti Arah Kebijakan Bunga Amerika

Harga emas kembali bergerak di atas US$ 4.000 per ons troi setelah sempat turun ke kisaran US$ 3.993 per ons troi pada Selasa (14/7). 

Danantara Menetapkan  8 Mitra PSEL Tahap Kedua
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:13 WIB

Danantara Menetapkan 8 Mitra PSEL Tahap Kedua

Tercatat, sebanyak 68 aplikasi masuk dari 85 penyedia yang telah terseleksi untuk mengisi kuota proyek.

INDEKS BERITA

Terpopuler