Berita *Global

Produktivitas CPO Malaysia dan Indonesia Masih Akan Lemah Hingga Semester I 2022

Kamis, 02 Desember 2021 | 20:02 WIB
Produktivitas CPO Malaysia dan Indonesia Masih Akan Lemah Hingga Semester I 2022

ILUSTRASI. Produktivitas yang lemah menjadi bantalan bagi harga minyak sawit (CPO) dalam beberapa bulan mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi minyak sawit (CPO) kemungkinan akan tetap lemah hingga setidaknya paruh pertama 2022 karena tantangan di Malaysia maupun Indonesia. Alhasil, situasi itu masih akan menjadi bantalan bagi harga CPO dalam beberapa bulan mendatang.

Harga minyak nabati serbaguna telah meningkat tajam tahun ini menuju rekor tertinggi. Pasalnya, permintaan telah kembali di tengah pelonggaran pembatasan pandemi Covid-19. Pada saat yang sama, produksi dari produsen-produsen utama yakni Malaysia dan Indonesia mengecewakan.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru