Program B40 Dibayangi Harga FAME

Senin, 17 Februari 2025 | 04:40 WIB
Program B40 Dibayangi Harga FAME
[ILUSTRASI. Pekerja menunjukkan buah kelapa sawit usai dipanen di kawasan PT Perkebunan Nusantara IV, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (24/10/2024). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan ketersediaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sangat mencukupi untuk bahan baku biodiesel 50 persen (B50) dengan tingkat produksi CPO di Indonesia pada tahun 2024 sekitar 46 juta ton, sedangkan yang dibutuhkan untuk pembuatan B50 hanya 5,3 juta ton. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/tom.]
Reporter: Filemon Agung | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah pemerintah menekan impor solar dengan memacu produksi bahan bakar nabati (BBN) seperti fatty acid methyl ester (FAME) atau biodiesel masih menghadapi tantangan berupa tingginya harga bahan baku.

Manager Industrial Sales PT Pertamina Patra Niaga, Samuel Hamonangan Lubis mengatakan, pelaksanaan program pencampuran 40% biodiesel dalam solar (B40) saat ini masih menghadapi kendala. Mengingat, harga FAME sebagai bahan baku biodiesel cenderung lebih tinggi dibanding harga solar.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:45 WIB

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah

Beberapa emiten konglomerat tersebut tergabung dalam mitra konsorsium pemenang proyek lelang pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:35 WIB

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham

AEP Nusantara Holdings Ltd menawarkan pembelian sebanyak-banyaknya 13,58 juta saham, setara 1,74% dari modal ditempatkan dan disetor penuh PNGO. 

Surat Utang Multifinance Terancam Sepi
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:35 WIB

Surat Utang Multifinance Terancam Sepi

Perusahaan multifinance masih mencari momentum yang tepat dalam merilis obligasi, demi menjaga margin yang bisa didapat.

Otorita IKN Mengajukan Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:20 WIB

Otorita IKN Mengajukan Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun

Otorita IKN akan menggunakan tambahan anggaran tersebut untuk  mendukung pembangunan ibu kota baru melalui skema tahun jamak hingga 2028.​

DPR Soroti Belanja Kipas Angin Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:15 WIB

DPR Soroti Belanja Kipas Angin Kopdes Merah Putih

Kementerian Koperasi mengaku tidak tahu terkait proyek pengadaan kipas angin untuk Koperasi Merah Putih.

Pasal Imunitas Pembeli Patriot Bond Digugat
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:10 WIB

Pasal Imunitas Pembeli Patriot Bond Digugat

Masyarakat sipil menggugat keberadaan kekebalan investor yang membeli obligasi khusus terbitan Danantara.

IHSG Tembus Lagi 6.100, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/7)
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:50 WIB

IHSG Tembus Lagi 6.100, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/7)

IHSG mengakumulasi kenaikan 3,31% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 29,36%.​

Industri Selektif Memilih Risiko Asuransi Rekayasa
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:35 WIB

Industri Selektif Memilih Risiko Asuransi Rekayasa

Industri asuransi umum masih menyimpan harapan terhadap perbaikan kinerja asuransi rekayasa hingga akhir tahun 2026. 

Air dan Medan Persaingan Bisnis
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:24 WIB

Air dan Medan Persaingan Bisnis

Air tidak lagi sekadar menjadi sumber daya pendukung yang bekerja di balik layar. Air kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis.

Permenkes Tembakau Membayangi Nasib Petani dan UMKM
| Jumat, 17 Juli 2026 | 04:20 WIB

Permenkes Tembakau Membayangi Nasib Petani dan UMKM

Bukan hanya pelaku industri hasil tembakau (IHT), kali ini kalangan petani, pekerja, hingga pedagang UMKM ikut mewanti-wanti dampak regulasi itu

INDEKS BERITA

Terpopuler