Program Cek Kesehatan Gratis Masih Ada Kendala

Selasa, 11 Februari 2025 | 07:10 WIB
Program Cek Kesehatan Gratis Masih Ada Kendala
[ILUSTRASI. Tenaga kesehatan memeriksa warga saat peluncuran program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/2/2025).TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program pemeriksaan kesehatan gratis mulai bergulir kemarin (10/2).  Program ini  sejatinya bakal menyasar seluruh masyarakat Indonesia. 

Menurut Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i saat meninjau cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan (10/2), seluruh masyarakat bisa melakukan cek kesehatan gratis dengan mengunduh aplikasi Satu Sehat. 

Pendaftarannya bisa dilakukan sesuai jadwal hari ulang tahun masing-masing atau maksimal 30 hari setelah tanggal ulang tahun.

"Ada kesempatan 30 hari setelah hari ulang tahun bagi masyarakat yang lupa tanggal ulang tahunnya," ucapnya Senin (10/2).

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari

Wamenag menjelaskan, dalam pelaksanaannya, program ini menawarkan dua layanan. Pertama, bagi masyarakat yang sehat, akan diberikan panduan pola makan dan gaya hidup sehat.

Kedua, bagi yang terindikasi memiliki penyakit, akan diberikan penanganan medis sesuai kebutuhan baik itu di puskesmas maupun rumah sakit menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. 

Anggota Komisi IX DPR, Edy Wuryanto sebut pihaknya sudah melakukan pengawas dan ditemukan beberapa kendala, mulai tenaga kesehatan dan sarana pendukungnya.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi

Sejak awal tahun hingga 12 Oktober 2026, baru ada tujuh emiten melantai di BEI, dengan total dana yang dihimpun Rp 2,16 triliun. 

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok

Saham-saham big caps rontok pada perdagangan Senin (12/10) akibat rumor sanksi OJK terhadap sejumlah emiten.

 

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:12 WIB

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600

Dalam penawaran ini, PT Astra International Tbk (ASII) berencana membeli saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) paling banyak 238.442.293 lembar.

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:04 WIB

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar

 PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membagikan dividen interim sebesar Rp 30,75 miliar dari buku tahun 2026.

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara

Sekitar separuh menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) telah terhubung dengan jaringan serat optik. 

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%

Bisnis jasa manufaktur atau maklon untuk industri kosmetik turut menambah pundi-pundi PT Martina Berto Tbk (MBTO). 

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Yang ditakutkan pasar, temuan manipulasi bisa memengaruhi perlakuan MSCI dan FTSE tepat menjelang keputusan November mendatang.

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik

PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membidik volume produksi minyak sawit mentah tumbuh 31% di sepanjang tahun ini

Dihadang Bea Keluar, Ekspor Emas Indonesia Anjlok
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Dihadang Bea Keluar, Ekspor Emas Indonesia Anjlok

Prospek kinerja emiten sektor emas tetap solid karena harga emas masih bertahan di atas US$ 4.000 per ons troi.

Menakar Prospek GJTL di Tengah Rencana Bangun Pabrik Ban EV Senilai Rp 10 Triliun
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Menakar Prospek GJTL di Tengah Rencana Bangun Pabrik Ban EV Senilai Rp 10 Triliun

GJTL masih harus menghadapi persaingan dengan produsen ban asal China yang menawarkan harga lebih murah.​

INDEKS BERITA

Terpopuler