Prospek Kredit Korporasi Perbankan Terangkat Pemulihan Ekonomi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 04:30 WIB
Prospek Kredit Korporasi Perbankan Terangkat Pemulihan Ekonomi
[]
Reporter: Ferrika Sari | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit bank ke korporasi mulai membaik. Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan di segmen korporasi tumbuh 5,8% yoy menjadi Rp 2.957,6 triliun pada kuartal I-2022. 

Bahkan BI memperkirakan, kebutuhan kredit korporasi pada April 2022 meningkat dibanding dengan bulan sebelumnya. Hal ini seiring meningkatnya permintaan kredit serta prospek moneter dan ekonomi ke depan yang memberi optimistis perbankan. 

Bank Rakyat Indonesia (BRI)  misalnya, telah menyiapkan tiga strategi untuk mengembangkan bisnis korporasi. Di antaranya dengan pertumbuhan selektif dan meningkatkan kualitas asset.

"Kami juga akan mendorong transaksi (fee based income), dana murah (CASA) serta mengoptimalkan korporasi yang memiliki rantai pasok atau trickle down business yang dapat mendorong segmen UMKM," kata Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Perusahaan BRI, Jumat (20/5). 

Di tahun 2025 BRI memiliki visi untuk meningkatkan komposisi kredit UMKM mencapai  85%. Sementara porsi kredit korporasi akan dijaga hingga berada di kisaran 15% dari total kredit yang disalurkan perusahaan. 

Sementara Bank Central Asia (BBCA) berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit korporasi mencapai sebesar 9,2% mencapai senilai  Rp 286,97 triliun pada Maret 2022. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyebutkan, kredit korporasi menjadi penopang pertumbuhan kredit perusahaan. 

"Pertumbuhan kredit sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional. Pertumbuhan kredit perbankan juga terjadi di semua segmen termasuk kredit bisnis dan konsumsi," terangnya. 

Sementara itu, Bank Mandiri terus mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmen wholesale, yang menjadi keunggulan bisnis emiten berkode saham BMRI itu.  Tercermin dari penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp 1.072,9 triliun di kuartal I 2022, tumbuh 8,93% yoy. 

"Segmen wholesale yang menjadi core competence Bank Mandiri juga mampu mencatat pertumbuhan sebesar 7% yoy atau mencapai sebesar Rp 549,8 triliun di akhir Maret 2022," ujar Rudi As Aturridha,  Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri.

Bila dirinci, penyaluran kredit wholesale Bank Mandiri ditopang sektor unggulan seperti proyek pemerintah yang tumbuh sebesar 19% yoy per Maret 2022. Kemudian sektor makanan dan minuman serta energi dan air yang tumbuh membaik.  
                     
 

Bagikan

Berita Terbaru

Sudah Masuk Pasar Modal, Danantara Atur Ulang Portofolio Investasi Pasca Putusan MSCI
| Kamis, 29 Januari 2026 | 14:01 WIB

Sudah Masuk Pasar Modal, Danantara Atur Ulang Portofolio Investasi Pasca Putusan MSCI

CIO Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir merespons keputusan MSCI sudah sangat tepat menekankan pada transparansi, keterbukaan, dan likuiditas.

Perubahan Batas Minimum Free Float, Simak Kata Emiten dan Pelaku Pasar
| Kamis, 29 Januari 2026 | 11:00 WIB

Perubahan Batas Minimum Free Float, Simak Kata Emiten dan Pelaku Pasar

Investor global tidak percaya pada data kepemilikan saham yang tertera dalam Laporan Komposisi Kepemilikan Bulanan KSEI maupun BEI.

Sebanyak 43 Saham LQ45 Berdarah-darah, DSSA dan EXCL Pimpin Kejatuhan
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:50 WIB

Sebanyak 43 Saham LQ45 Berdarah-darah, DSSA dan EXCL Pimpin Kejatuhan

Hanya ada dua emiten LQ45 yang mampu menghijau kala efek keputusan MSCI menghantam IHSG: INDF dan MDKA.

Efek Pembekuan MSCI, Investor Disarankan Fokus ke Saham Penyebar Dividen
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:28 WIB

Efek Pembekuan MSCI, Investor Disarankan Fokus ke Saham Penyebar Dividen

Keputusan MSCI bikin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk dan asing net sell Rp 6,17 triliun sehari.

Menakar Prospek Saham HRTA di Tengah Ambruknya IHSG & Rekor All Time High Harga Emas
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:23 WIB

Menakar Prospek Saham HRTA di Tengah Ambruknya IHSG & Rekor All Time High Harga Emas

Pada 2026 volume penjualan emas HRTA diperkirakan naik menjadi 20,6 ton atau tumbuh 5% secara tahunan.

Tugas 22 Pejabat Baru Bea Cukai di Depan Mata
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:16 WIB

Tugas 22 Pejabat Baru Bea Cukai di Depan Mata

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 22 pejabat baru Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rabu (28/1)

Chandra Asri Pacific (TPIA) Operasikan Anak Usaha Untuk Layanan Back Office
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:14 WIB

Chandra Asri Pacific (TPIA) Operasikan Anak Usaha Untuk Layanan Back Office

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi mengoperasikan PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS) sebagai shared service center (SSC).

Pengendali Techno9 Indonesia (NINE) Tuntaskan Penawaran Tender Wajib
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:11 WIB

Pengendali Techno9 Indonesia (NINE) Tuntaskan Penawaran Tender Wajib

PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) resmi mengumumkan hasil akhir dari proses penawaran tender wajib yang dilakukan oleh PT Poh Investments Indonesia.

Sinyal Ketergantungan Pemerintah kepada BI?
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:08 WIB

Sinyal Ketergantungan Pemerintah kepada BI?

Penukaran SBN dinilai membantu fiskal jangka pendek, tetapi berisiko membebani biaya utang          

Investor Asing Borong Jutaan Saham MDKA Saat Emas All Time High, Blackrock Ikut Masuk
| Kamis, 29 Januari 2026 | 08:06 WIB

Investor Asing Borong Jutaan Saham MDKA Saat Emas All Time High, Blackrock Ikut Masuk

Momentum rekor harga emas yang kembali pecah bukan lampu hijau untuk aksi beli MDKA secara membabi buta.

INDEKS BERITA

Terpopuler