Realisasikan Pembukaan 20 Gerai Baru, Mega Perintis (ZONE) Bidik Pertumbuhan 19%

Selasa, 25 Juni 2019 | 05:36 WIB
Realisasikan Pembukaan 20 Gerai Baru, Mega Perintis (ZONE) Bidik Pertumbuhan 19%
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan ritel khusus fesyen pria PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menargetkan pertumbuhan pendapatan 19% di akhir tahun ini. Jika di akhir 2018, perusahaan meraup pendapatan Rp 457 miliar, tahun ini ZONE menargetkan Rp 544 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, ZONE akan menambah gerai baru sebanyak 20 gerai pada tahun ini. Direktur Utama ZONE Franxiscus Afat Adinata Nursalim mengatakan, saat ini ZONE telah membuka 12 gerai baru di Pulau Jawa dan delapan gerai baru di luar Pulau Jawa.

"Sebanyak 20 toko yang mau dibuka pada 2019 sudah terealisasi semua," kata dia, Senin (24/6).

Untuk membuka gerai baru tersebut, ZONE telah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak Rp 30 miliar. Sekitar Rp 15 miliar bersumber dari initial public offering (IPO) dan sebagian lagi dari dana internal perusahaan. Sekadar mengingatkan, masuk bursa saham akhir tahun lalu, ZONE meraup dana Rp 58,70 miliar.

Per kuartal I-2019, ZONE mencatatkan pendapatan Rp 102,6 miliar, naik 25,4% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Franxiscus memproyeksi, pendapatan perusahaan di akhir semester I bisa mencapai 60% dari target.

Pencapaian tersebut didorong oleh kenaikan penjualan pada momen Ramadan. Franxiscus mencatat, penjualan pada momen tersebut bisa naik tiga kali lipat dibanding penjualan hari biasa.

“Ramadan tahun ini juga positif karena asosiasi ritel melakukan banyak acara yang membantu mengerek penjualan produk kami," ucap dia.

Di semester II-2019, perusahaan ini berharap penjualan tumbuh di momen Natal dan Tahun Baru. Untuk mencapai target, ZONE menambah volume produksi 19% tahun ini. Kenaikan ini ditopang satu pabrik di Pemalang, Jawa Tengah dengan kapasitas produksi 2,4 juta potong pakaian per tahun. Perusahaan ini akan menaikkan utilisasi pabrik dari 80% menjadi 90%.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Nasabah Melejit, Bank Digital Kejar Pengguna Aktif
| Sabtu, 21 Maret 2026 | 06:15 WIB

Nasabah Melejit, Bank Digital Kejar Pengguna Aktif

Kini, bank digital pun mulai fokus meningkatkan aktivitas transaksi, agar nasabah mereka tidak sekadar membuka rekening.​

Perang AS-Iran Memanas, Harga Batubara Sudah Tembus US$ 145 per Ton
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:58 WIB

Perang AS-Iran Memanas, Harga Batubara Sudah Tembus US$ 145 per Ton

Harga batubara di pasar global terus menunjukkan penguatan signifikan di tengah tensi geopolitik di Timur Tengah.

Petinggi Negara di Timur Tengah Bahas Serangan Iran ke Kilang, Harga Minyak Melonjak
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:42 WIB

Petinggi Negara di Timur Tengah Bahas Serangan Iran ke Kilang, Harga Minyak Melonjak

Di sepanjang tahun berjalan 2026, harga minyak WTI sudah melambung 68,73%. Sedangkan harga minyak Brent sudah melejit 80,59%. .​

Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun Terakhir
| Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB

Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun Terakhir

Jelang Lebaran 2026, transaksi QRIS diprediksi melonjak drastis. GoPay, AstraPay, dan LinkAja ungkap pertumbuhan fantastis. Simak pemicu utamanya!

Kinerja Portofolio Investasi Moncer di Awal Tahun, Saham SRTG Bakal Ikut Naik?
| Jumat, 20 Maret 2026 | 14:25 WIB

Kinerja Portofolio Investasi Moncer di Awal Tahun, Saham SRTG Bakal Ikut Naik?

Saratoga membukukan lonjakan keuntungan neto dari investasi saham dan efek lainnya hingga 180,04% menjadi Rp 4,14 triliun.

Terbesar Dalam Sejarah: IEA Gelontorkan 426 Juta Barel Minyak Cadangan Darurat
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB

Terbesar Dalam Sejarah: IEA Gelontorkan 426 Juta Barel Minyak Cadangan Darurat

IEA mengucurkan 426 juta barel cadangan minyak darurat. Ini langkah kolektif terbesar, menekan harga WTI dan Brent.

Gempuran Mobil China Makin Ngeri, Pangsa Pasar Astra (ASII) Anjlok di Bawah 50%
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gempuran Mobil China Makin Ngeri, Pangsa Pasar Astra (ASII) Anjlok di Bawah 50%

Selain digencet merek China, Astra juga digempur pabrikan Jepang lainnya yang agresif memasarkan kendaraannya. 

Tak Dibebani Saham Big Banks, Investor di Reksadana Campuran Syariah Menang Banyak
| Jumat, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

Tak Dibebani Saham Big Banks, Investor di Reksadana Campuran Syariah Menang Banyak

Kue pasar produk investasi berbasis syariah di Indonesia masih sangat besar seiring membeludaknya animo masyarakat.

Banding-Banding Layanan Cicil Emas di Bank BSI, Muamalat, dan BCA Syariah
| Jumat, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB

Banding-Banding Layanan Cicil Emas di Bank BSI, Muamalat, dan BCA Syariah

Cicil emas berbasis syariah mengikuti prinsip akad murabahah: harganya disepakati oleh kedua pihak di awal transaksi.

Tak Hanya Suku Bunga, Pasar Saham Ditentukan Kredibilitas BI Jaga Stabilitas Rupiah
| Jumat, 20 Maret 2026 | 10:34 WIB

Tak Hanya Suku Bunga, Pasar Saham Ditentukan Kredibilitas BI Jaga Stabilitas Rupiah

Keputusan BI menahan suku bunga dinilai akan membuat pasar saham cenderung sideways dengan bias defensif.

INDEKS BERITA

Terpopuler