Rekomendasi Saham Hari Ini Menjelang Putusan Rapat FOMC The Fed

Rabu, 14 Juni 2023 | 04:43 WIB
Rekomendasi Saham Hari Ini Menjelang Putusan Rapat FOMC The Fed
[ILUSTRASI. ilustrasi kinerja saham. KONTAN/Muradi/2017/01/04]
Reporter: Aris Nurjani, Pulina Nityakanti, Ridwan Nanda Mulyana, Sugeng Adji Soenarso | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dibayangi sentimen kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed). 

Hari ini, Rabu (14/6), The Fed akan menuntaskan rapat The Federal Open Market Committee (FOMC) yang digelar sejak Selasa (13/6). Konsensus analis memproyeksi, The Fed bakal menahan suku bunga acuannya di level 5%-5,25%.

Jika keputusan The Fed, sesuai ekspektasi pasar, akan membuat gerak indeks bursa nasional menguat. Sebaliknya, jika kebijakan Fed arahnya hawkish, bisa menekan kinerja IHSG. 

Baca Juga: Wall Street Mencapai Level Tertinggi Setahun Setelah Rilis Data Inflasi AS

Selain kebijakan The Fed, investor juga akan mencermati beberapa rilis data ekonomi domestik seperti data neraca perdagangan, yang diharapkan lebih baik dari ekspektasi. 

Nah, jelang hasil keputusan The Fed, para pelaku pasar bisa mencermati saham-saham pilihan analis yang berpotensi memberikan cuan. Berikut beberapa di antaranya: 

Indomobil Sukses Internasional (IMAS)
Harga: Rp 2.070

Rekomendasi: Hold
Support: Rp 2.000
Resistance: Rp 2.500
Analis: Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa

BFI Finance Indonesia (BFIN)
Harga: Rp 1.485

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.330
Resistance: Rp 1.520
Analis: Alrich Paskalis Tambolang, Phintraco Sekuritas

Solusi Sinergi Digital (WIFI)
Harga: Rp 260

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 238
Resistance: Rp 280
Analis: Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) 
Harga: Rp 725

Rekomendasi: Hold
Target harga: Rp 750
Analis: Nafan Aji Gusta, Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Bank Mandiri (BMRI)
Harga: Rp 5.100

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 5.300
Analis: Maximilianus Nico Demus. Pilarmas Investindo Sekuritas

Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
Harga: Rp 5.550

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 5.700
Analis: Maximilianus Nico Demus. Pilarmas Investindo Sekuritas

Bank Central Asia (BBCA)
Harga: Rp 9.150

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 9.500
Analis: Maximilianus Nico Demus. Pilarmas Investindo Sekuritas

Telkom Indonesia (TLKM)
Harga: Rp 4.030

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 4.250
Analis: Maximilianus Nico Demus. Pilarmas Investindo Sekuritas

 

Bagikan

Berita Terbaru

Daftar Emiten Buyback Saham Usai Efek MSCI, Sekadar Obat Kuat Hadapi Tekanan Asing
| Minggu, 01 Februari 2026 | 10:35 WIB

Daftar Emiten Buyback Saham Usai Efek MSCI, Sekadar Obat Kuat Hadapi Tekanan Asing

Dalam banyak kasus, amunisi buyback emiten sering kali tak cukup besar untuk menyerap tekanan jual saat volume transaksi sedang tinggi-tingginya.

Pola di Saham NCKL Mirip Saham BUMI, Perlukah Investor Ritel Merasa Khawatir?
| Minggu, 01 Februari 2026 | 08:35 WIB

Pola di Saham NCKL Mirip Saham BUMI, Perlukah Investor Ritel Merasa Khawatir?

Periode distribusi yang dilakoni Glencore berlangsung bersamaan dengan rebound harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Transparansi Pemilik di Bawah 5%, Kunci Kotak Pandora Dugaan Manipulasi Harga Saham
| Minggu, 01 Februari 2026 | 08:26 WIB

Transparansi Pemilik di Bawah 5%, Kunci Kotak Pandora Dugaan Manipulasi Harga Saham

Transparansi pemegang saham di bawah 5%, titik krusial permasalahan di pasar modal. Kunci kotak pandora yang menjadi perhatian MSCI. 

Strategi Investasi Fajrin Hermansyah, Direktur Sucorinvest Asset Management
| Minggu, 01 Februari 2026 | 07:13 WIB

Strategi Investasi Fajrin Hermansyah, Direktur Sucorinvest Asset Management

Investasi bukan soal siapa tercepat, karena harus ada momentumnya. Jika waktunya dirasa kurang tepat, investor harusnya tak masuk di instrumen itu

Spin-off Unit Syariah Bukan Sekadar Kepatuhan, Struktur Modal BNGA Bakal Lebih Solid
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:58 WIB

Spin-off Unit Syariah Bukan Sekadar Kepatuhan, Struktur Modal BNGA Bakal Lebih Solid

Pemulihan ROE BNGA ke kisaran 12,8% - 13,4% pada 2026–2027 bersifat struktural, bukan semata siklikal.

Diskon Transportasi Belum Cukup Buat Sokong Ekonomi
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:49 WIB

Diskon Transportasi Belum Cukup Buat Sokong Ekonomi

Pemerintah mengusulkan diskon tiket pesawat lebih tinggi dari periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun lalu yang berada di kisaran 13%-16%.

Incar Pertumbuhan, Medco Energi (MEDC) Genjot Produksi Migas dan Listrik
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:39 WIB

Incar Pertumbuhan, Medco Energi (MEDC) Genjot Produksi Migas dan Listrik

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memasang target kinerja operasional ambisius pada 2026, baik di segmen migas maupun listrik.​

Surplus Neraca Dagang Bakal Menyusut
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:36 WIB

Surplus Neraca Dagang Bakal Menyusut

Kinerja impor bakal tumbuh lebih cepat seiring kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan meningkatkan kebutuhan barang modal serta bahan baku.

Masih Ada Peluang Cuan di Saham Lapis Kedua
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:32 WIB

Masih Ada Peluang Cuan di Saham Lapis Kedua

Menakar prospek saham-saham lapis kedua penghuni indeks SMC Composite di tengah gonjang-ganjing di pasar saham Indonesia.​

BPJS Ketenagakerjaan berencana kerek investasi saham
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:20 WIB

BPJS Ketenagakerjaan berencana kerek investasi saham

Menurut Direktur BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan, pihaknya memang sudah punya rencana untuk meningkatkan alokasi investasi di instrumen saham.

INDEKS BERITA

Terpopuler