Rerata Kinerja Unitlink Kompak Memerah

Rabu, 08 Mei 2024 | 04:45 WIB
Rerata Kinerja Unitlink Kompak Memerah
[ILUSTRASI. Produk Asuransi: Agen menawarkan produk asuransi di Jakarta, Rabu (3/4/2024). Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) produk tradisional masih mendominasi pendapatan premi industri asuransi jiwa pada 2023. Berdasarkan data full year 2023, produk tradisional mengambil porsi 52% atau Rp 92,33 triliun, sedangkan unitlink 48% atau Rp 85,33 triliun. KONTAN/Baihaki/3/4/2024]
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja asuransi yang dikaitkan dengan investasi (Paydi) alias unitlink di periode April 2024 kompak bergerak negatif. Hanya unitlink jenis pasar uang yang mampu memberi imbal hasil positif di periode tersebut.

Berdasarkan data Infovesta Utama, sejak awal tahun, rata-rata imbal hasil (return) unitlink berjenis saham terkontraksi 1,15% per April 2024. Adapun rata-rata imbal hasil unitlink campuran terkontraksi sebesar 1,21%%. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Danantara Jadi Sumber Modal Lembaga Pengelola PFII
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:18 WIB

Danantara Jadi Sumber Modal Lembaga Pengelola PFII

Ekonom menilai strategi pengelolaan PFII membuat negara berpotensi menanggung risiko                

Obral Insentif dan Kemudahan di Pusat Finansial Internasional Indonesia
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:11 WIB

Obral Insentif dan Kemudahan di Pusat Finansial Internasional Indonesia

Pemerintah membuka ruang bagi 17 jenis kegiatan usaha sektor keuangan dan enam usaha penunjang sektor keuangan yang beroperasi di kawasan tersebut

ORI030 Hadir, Perebutan Dana  Investor Ritel Kian Sengit
| Selasa, 07 Juli 2026 | 07:00 WIB

ORI030 Hadir, Perebutan Dana Investor Ritel Kian Sengit

Potensi pergeseran likuiditas bakalmpaling terasa dari deposito perbankan dan reksadana pasar uang ke ORI.

Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:45 WIB

Persaingan Ketat! Transaksi Layanan Digital Nasabah Korporasi Melesat

​Di balik lonjakan transaksi digital korporasi, bank-bank nasional sedang berpacu membangun platform wholesale sebagai mesin pertumbuhan baru

HKI Minta Perizinan KEK Dipercepat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:34 WIB

HKI Minta Perizinan KEK Dipercepat

Desakan ini muncul setelah aktivitas manufaktur kembali mengalami kontraksi, yakni PMI manufaktur Indonesia berada di level 46,9 pada Juni 2026

Pelaku Usaha Hati-Hati, Kredit Nganggur Mendaki
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:30 WIB

Pelaku Usaha Hati-Hati, Kredit Nganggur Mendaki

​Likuiditas perbankan longgar, kredit tumbuh double digit, tapi dunia usaha masih menahan ekspansi dan membiarkan fasilitas pinjaman tak terpakai

Bank Perbesar Portofolio Pensiunan Secara Anorganik
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bank Perbesar Portofolio Pensiunan Secara Anorganik

Sejumlah bank di Tanah Air berupaya memperbesar bisnis pembiayaan pensiunannya lewat ekspansi secara anorganik.​

Prospek ITMG di Pusaran Kebijakan Ekspor
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:30 WIB

Prospek ITMG di Pusaran Kebijakan Ekspor

Harga batubara yang masih relatif kondusif akan menjaga margin PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 

Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Fokus Ekspansi ke Pasar Digital
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:23 WIB

Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Fokus Ekspansi ke Pasar Digital

Selain itu, ASLC juga menggandeng Denny Sumargo sebagai brand ambassador Caroline.id guna memperkuat penetrasi pasar digital.

Bank Optimistis Patuhi Free Float Lebih Cepat
| Selasa, 07 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bank Optimistis Patuhi Free Float Lebih Cepat

Tak lagi bisa menunda, bank-bank papan atas mulai menyusun strategi memenuhi kewajiban free float 15% sebelum tenggat BEI.​

INDEKS BERITA

Terpopuler