Rezeki di Tahun Macan

Rabu, 02 Februari 2022 | 09:00 WIB
Rezeki di Tahun Macan
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki Tahun Baru Imlek, kita tentu berharap akan mendapatkan tahun yang lebih baik. Dalam tradisi China, satu kepada yang lain saling mengucapkan untuk menjadi semakin kaya dan makmur.

Terlepas seburuk apa pun kondisi di tahun sebelumnya, tahun yang baru selalu diharapkan memberi harapan-harapan baru.

Sebagian orang, mulai mencari tahu peruntungannya di tahun baru ini. Dalam tradisi China tahun ini digambarkan macan air. Biasanya orang-orang yang lahir di tahun yang bertentangan alias ciong  dengan macan disarankan untuk stay low, berhati-hati, dan tidak banyak melakukan perjalanan jauh atau membuat keputusan besar.

Tentu saja kita bisa percaya atau pun tidak percaya ramalan peruntungan dari tradisi China ini. Tapi untuk para pengusaha ramalan atau prediksi menjadi sangat penting, walau tentu saja tidak harus selalu datang dari cara tradisional.

Prediksi di dunia modern biasanya datang dari analisis dengan membaca pergerakan ekonomi, politik, dan sosial, nasional maupun internasional.

Tapi kita tentu saja sadar, untuk tahun segemilang apa pun tidak akan otomatis memberi dampak kepada semua orang atau usaha. Karena keberuntungan dan kemakmuran hanya mendatangi orang yang berusaha dengan tekun dan jujur, bukan kepada orang yang hobi memotong di tikungan.

Enak-enak mengambil jalan pintas dengan menumpang orang lain, bisa menumpang tenar atau mungkin menumpang keberuntungan orang lain.

Walau kita memang tidak bisa melihat nasib seperti persamaan matematika yang saklek. Kita berpikir kenapa nasib kita tetap buruk, walau sudah berusaha siang malam, setengah mati. Lebih sakit hati lagi kita melihat tetangga sebelah, yang hidup santai-santai, tapi terus didatangi rezeki berlimpah.

Saran saya, jangan pernah mau dibanding-bandingkan dengan orang lain. Apalagi membandingkan rezeki dan berbagai kepemilikan aset kita dengan orang lain. Saat ini kita tentu bisa banyak menemukan orang yang dengan senang hati memamerkan hartanya baik offline maupun online kepada semua orang.

Kata orang tua zaman dulu semua orang punya rezekinya masing-masing. Tak ada gunanya iri melihat keberuntungan tetangga, teman, bahkan keluarga kita sendiri.

Kala sibuk melihat harta-kekayaan orang lain, hidup Anda tak akan sampai di tujuan sebenarnya. Di tahun macan ini saya hanya mengucapkan semoga semua orang dilimpahi kekayaan dan kemakmurannya.                    

Bagikan

Berita Terbaru

Kopdes Merah Putih dan Geliat Ritel Modern
| Jumat, 06 Maret 2026 | 17:36 WIB

Kopdes Merah Putih dan Geliat Ritel Modern

Jika Kopdes Merah Putih ingin bertahan lintas pemerintahan, ia harus mengadopsi disiplin korporasi tanpa kehilangan ruh koperasi.

Titik Nadir BBM
| Jumat, 06 Maret 2026 | 17:15 WIB

Titik Nadir BBM

Percepatan elektrifikasi transportasi dan efisiensi energi di sektor industri juga harus dilakukan untuk menekan ketergantungan terhadap BBM.

Harga Saham PTBA Rally di Tengah Volatilitas IHSG, Analis: Jangan Kejar Harga Tinggi
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Saham PTBA Rally di Tengah Volatilitas IHSG, Analis: Jangan Kejar Harga Tinggi

Manuver investor asing mencerminkan kombinasi antara strategi akumulasi jangka menengah dan trading taktis jangka pendek.

Bisnis Perdagangan Daring Tumbuh Lebih Kalem
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:25 WIB

Bisnis Perdagangan Daring Tumbuh Lebih Kalem

Ramadan dan Lebaran selalu menjadi puncak transaksi bagi e-commerce. Namun, belanja masyarakat kini mengarah pada integrasi digital dan fisik.

Selat Hormuz Ditutup Saham ESSA Ikut Meletup, Masih bisa Ikutan Beli atau Tahan?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:12 WIB

Selat Hormuz Ditutup Saham ESSA Ikut Meletup, Masih bisa Ikutan Beli atau Tahan?

Investor mesti mewaspadai potensi membengkaknya beban biaya operasional ESSA yang juga menggunakan denominasi dolar AS.

Panca Budi Idaman (PBID) Cermati Pelemahan Daya Beli
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:11 WIB

Panca Budi Idaman (PBID) Cermati Pelemahan Daya Beli

Berkaca dari performa 2025, penjualan PBID turun tipis 0,95% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp 5,19 triliun.

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS
| Jumat, 06 Maret 2026 | 07:00 WIB

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS

Manajemen KRAS mematok target pertumbuhan pendapatan yang cukup agresif pada tahun ini, yakni di kisaran 20% hingga 30%.

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman
| Jumat, 06 Maret 2026 | 06:07 WIB

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman

Secara teoritis saham bonus yang diterima pemegang saham tidak membuat nilai aset sahamnya bertambah.

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:45 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?

Terbangnya harga batubara dipicu oleh besarnya permintaan impor dari China, yang berpadu dengan gangguan rantai pasokan global.

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:19 WIB

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target

Hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan Pajak 2025 baru mencapai 6 juta wajib pajak

INDEKS BERITA

Terpopuler