RI Akan Bangun 1,45 Juta Sambungan Jargas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan pembangunan 1,45 juta sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) pada periode 2025-2029 sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) sekaligus meningkatkan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan domestik.
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari, mengatakan percepatan pembangunan jargas didorong oleh tingginya ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor. Kebutuhan LPG nasional mencapai sekitar 5 juta metrik ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 1,4 juta metrik ton.
Baca Juga: Prospek Saham RGAS: Strategi Jargas, Mitigasi Kurs, dan Analisis Teknikal
