Risiko Investasi di Indonesia Makin Bengkak, Investor Asing Bisa Makin Rem Investasi

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:48 WIB
Risiko Investasi di Indonesia Makin Bengkak, Investor Asing Bisa Makin Rem Investasi
[ILUSTRASI. Credit default swap (CDS) (Dok/Freepik.com)]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu, Rashif Usman | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Risiko berinvestasi di Indonesia saat ini makin mahal dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kondisi eksternal.

Risiko investasi tersebut tercermin dari level credit default swap (CDS) yang telah naik 29,24% dalam periode tahun berjalan atau year to date (YtD) hingga 18 Mei 2026. Sebelumnya level CDS 5 tahun Indonesia berada di level 68,26 bps yang kemudian melonjak menjadi 89,05 bps.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

BI Pertebal Jaring Pengaman Valas
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:45 WIB

BI Pertebal Jaring Pengaman Valas

BI dan PBOC sepakat untuk menjajaki peningkatan nilai kerja sama BCSA antara kedua bank sentral     

Pertumbuhan Tak Mampu Angkat Kelas Menengah
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:33 WIB

Pertumbuhan Tak Mampu Angkat Kelas Menengah

World Bank menyoroti lemahnya kualitas pekerjaan dan penurunan upah riil pekerja                    

Penjualan Mobil Tergelincir, Saham ASII, AUTO, dan DRMA Bakal Ikut Terseret?
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:28 WIB

Penjualan Mobil Tergelincir, Saham ASII, AUTO, dan DRMA Bakal Ikut Terseret?

Di tengah turbulensi pasar, PT Astra International Tbk (ASII) tetap mendominasi dengan mengamankan pangsa pasar 51% dari total penjualan domestik.

Waskita Beton Precast (WSBP) Intip Peluang Jasa Laboratorium dan Sewa Aset
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:17 WIB

Waskita Beton Precast (WSBP) Intip Peluang Jasa Laboratorium dan Sewa Aset

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penambahan kegiatan usaha sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis WSBP.

Masih Sell Indonesia, IHSG Cuma  Menguat Dua Hari, Simak Rekomendasi Saham Hari ini
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:16 WIB

Masih Sell Indonesia, IHSG Cuma Menguat Dua Hari, Simak Rekomendasi Saham Hari ini

Total jenderal, sepanjang pekan ini, asing masih sell Indonesia sebesar Rp 6,27 triliun. Ditopang lokal, koreksi IHSG akibat profit taking.

Garuda Indonesia (GIAA) Melebarkan Jaringan ke Eropa Utara
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:06 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Melebarkan Jaringan ke Eropa Utara

GIAA memperluas jaringan internasionalnya ke kawasan Eropa Utara melalui kerja sama codeshare dengan Scandinavian Airlines (SAS).

Pemerintah Masih Kaji Tarif Batas Atas Penerbangan
| Jumat, 12 Juni 2026 | 07:01 WIB

Pemerintah Masih Kaji Tarif Batas Atas Penerbangan

Untuk sementara pemerintah dan maskapai  sepakat melakukan penyesuaian biaya operasional melalui mekanisme fuel surcharge dibandingkan ubah TBA.

Dampak ke Transportasi Masih Dikaji
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:53 WIB

Dampak ke Transportasi Masih Dikaji

Pemerintah  masih melakukan perhitungan untuk melihat sejauh mana kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut memengaruhi sektor transportasi

Kesepakatan Kredit Sindikasi Semarak di Paruh Pertama 2026
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:50 WIB

Kesepakatan Kredit Sindikasi Semarak di Paruh Pertama 2026

​Kredit sindikasi paruh pertama 2026 melonjak  di tengah strategi bank berbagi risiko di kondisi ekonomi yang tak pasti.

Harga Pertamax Naik, Kompensasi Jadi Prioritas
| Jumat, 12 Juni 2026 | 06:47 WIB

Harga Pertamax Naik, Kompensasi Jadi Prioritas

Kementerian ESDM menyebutkan pergeseran konsumsi dari Pertamax ke Pertalite belum signifikan dari hasil pemantauan di lapangan

INDEKS BERITA

Terpopuler