Risiko Tekanan di Tengah Lonjakan Utang Luar Negeri
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah juga ikut mempengaruhi tingkat utang luar negeri (ULN) Bank Indonesia (BI). Bank sentral ini mencatatkan kenaikan utang luar negeri jangka pendek sebagai akibat upaya BI menjaga stabilitas nilai tukar.
Berdasarkan data BI, utang luar negeri bank sentral jangka pendek, alias utang yang bakal jatuh tempo kurang dari satu tahun, nilainya mencapai US$ 15,85 miliar per akhir Maret 2026. Angka ini naik 16,91% dibanding posisi pada akhir 2025 yang tercatat sebesar US$ 19,20 miliar.
