Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menghadapi tantangan bertubi pada tahun 2026. Selain permintaan semen domestik yang masih lesu, kenaikan biaya energi dan pelemahan kurs rupiah di tengah tensi geopolitik di Timur Tengah yang masih tinggi jadi hambatan tambahan.
Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa, Christian Kartawijaya mengatakan, minyak dunia melambung turut mempengaruhi kelangsungan usaha INTP. Walau harga bahan bakar minyak (BBM) ritel tidak mengalami perubahan, harga BBM industri yang dikonsumsi INTP justru sudah terkerek naik.
