KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) keluar dengan hasil di bawah ekspektasi. Karena itu, kurs rupiah berpotensi menguat di awal pekan ini.
Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya menilai, data tenaga kerja AS akan menjadi faktor penggerak rupiah di awal pekan ini. Pemerintah AS merilis angka non farm payroll September cuma 194.000.
