Rupiah Loyo, Biaya Impor Para Emiten Meningkat, Begini Strategi Menghadapinya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali bergerak ke atas level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan rupiah ini menjadi tantangan tambahan bagi emiten yang masih bergantung pada bahan baku maupun barang impor untuk pasar domestik.
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, pelemahan rupiah tentu menjadi tantangan bagi emiten yang memiliki eksposur impor cukup besar terhadap bahan baku, bahan penolong, maupun produk jadi.
