Rupiah Loyo, Utang Valas Multifinance Masih Terjaga
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah yang terus memerah meningkatkan risiko atas pendanaan multifinance dengan menggunakan valuta asing (valas). Namun, sejauh ini fundamental industri pembiayaan dinilai masih cukup terjaga.
Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Danan Dito mengatakan, secara umum porsi utang valas multifinance sejauh ini tidak terlalu besar. Rata-rata pendanaan berdenominasi mata uang asing berada di kisaran 10% hingga 25% dari total utang yang didapat.
