Rupiah Masih akan Tertekan Penguatan Dollar AS

Kamis, 13 Agustus 2020 | 05:25 WIB
Rupiah Masih akan Tertekan Penguatan Dollar AS
[]
Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah masih akan terpuruk di hadapan dollar AS. Sentimen eksternal masih mendukung penguatan dollar AS.

Presiden Direktur HFX International Sutopo Widodo mengungkapkan, indeks dollar AS menguat seiring kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat (AS). Indeks dollar masih dalam tren naik, meski saat ini konsolidasi di kisaran 92,45-93,96.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:45 WIB

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan

Tekanan akan dapat meningkat ketika ekspansi kredit dilakukan di tengah pelemahan daya beli dan kenaikan biaya usaha.

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:35 WIB

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

Target CSRA tersebut melanjutkan tren pertumbuhan penjualan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Proteksi Properti Tetap Diminati
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:30 WIB

Proteksi Properti Tetap Diminati

OJK mencatat premi asuransi harta benda mencapai Rp 8,47 triliun per Maret 2026.                         

Pelemahan Rupiah Tak Bikin Eksportir Untung
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:10 WIB

Pelemahan Rupiah Tak Bikin Eksportir Untung

Eksportir secara rutin menyesuaikan pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS untuk menghitung kembali biaya produksi dan logistik

Utak-Atik Jalur Ekspor Komoditas
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:00 WIB

Utak-Atik Jalur Ekspor Komoditas

Pemerintah mewajibkan ekspor komoditas SDA dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal.

Tak Ada yang Kebal Kebijakan Baru Prabowo, Mayoritas Emiten Batubara Adalah Eksportir
| Rabu, 20 Mei 2026 | 19:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Kebijakan Baru Prabowo, Mayoritas Emiten Batubara Adalah Eksportir

Kebijakan ekspor SDA berpotensi meningkatkan kompleksitas administrasi dan memperpanjang proses transaksi ekspor pada tahap awal implementasi.

BI Rate Naik Tinggi, Bank Indonesia Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik
| Rabu, 20 Mei 2026 | 16:46 WIB

BI Rate Naik Tinggi, Bank Indonesia Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Kenaikan BI Rate 50 bps ke 5,25% diharapkan menstabilkan rupiah dan kendalikan inflasi. Cari tahu proyeksi BI dan ekonom selengkapnya.

BI Naikkan BI Rate 50 Bps Jadi 5,25%, Perry Warjiyo Pasang Alarm Tekanan Global
| Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB

BI Naikkan BI Rate 50 Bps Jadi 5,25%, Perry Warjiyo Pasang Alarm Tekanan Global

Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan 50 bps menjadi 5,25%. Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi rupiah.

Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor Rp 15.400 T, Tata Niaga Ekspor SDA Diterbitkan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42 WIB

Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor Rp 15.400 T, Tata Niaga Ekspor SDA Diterbitkan

Kebijakan Presiden Prabowo wajibkan BUMN kelola ekspor SDA. Potensi penyelamatan devisa mencapai US$ 150 miliar per tahun.

Pelemahan Rupiah Sepanjang Masa, Efek Gulirnya Membebani Biaya Hidup Masyarakat
| Rabu, 20 Mei 2026 | 10:00 WIB

Pelemahan Rupiah Sepanjang Masa, Efek Gulirnya Membebani Biaya Hidup Masyarakat

Level kritis yang terus ditembus tiap harinya, bahkan sempat mengundang kekhawatiran publik akan terulangnya krisis 1998 silam.

INDEKS BERITA

Terpopuler