RUU Perkoperasian dan Reformasi Modal Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 04:17 WIB
RUU Perkoperasian dan Reformasi Modal Koperasi
[ILUSTRASI. Koperasi Merah Putih jadi syarat pencairan dana desa (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)]
Akhmad Junaidi | Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Koperasi, Korporasi dan Ekonomi Kerakyatan BRIN

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana untuk mengubah pengaturan modal koperasi adalah salah satu elemen penting dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian yang sedang dibahas DPR. Dalam UU Nomor 25 Tahun 1992  tentang Perkoperasian disebutkan, jenis modal koperasi terdiri dari modal sendiri, modal pinjaman, dan modal penyertaan. Pengaturan modal sendiri mengandung kelemahan substansial. Modal sendiri koperasi terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib, cadangan dan hibah. Penjelasan Pasal 41 ayat (2) UU No. 25/1992 menyebutkan modal sendiri sebagai modal (ekuitas) yang menanggung risiko, khusus pengaturan simpanan pokok dan simpanan wajib dijelaskan, jika anggota koperasi keluar, maka koperasi wajib mengembalikan simpanan pokok dan simpanan wajib anggota yang keluar tersebut. 

Secara substansial simpanan pokok dan simpanan wajib dalam UU No. 25 Tahun 1992 diatas kertas dianggap sebagai ekuitas, tetapi juga sebagai kewajiban bagi koperasi untuk mengembalikan modalnya kepada pemilik modal. Pengaturan  simpanan pokok dan simpanan wajib berada di wilayah abu-abu. Pengaturan modal sendiri koperasi selain menegaskan koperasi tidak memiliki modal permanen (risk-bearing capital), namun justru menguatkan puttable instrument - yaitu simpanan tersebut modal dapat diminta kembali (ditebus) oleh pemiliknya pada kondisi tertentu.

Baca Juga: Menengok Kekayaan Konglomerat yang Jadi Jangkar Penggerak IHSG

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai

Monopoli partai dalam pencalonan harus dipatahkan. Keuangan partai dan sumber dananya harus dibuka kepada publik.

Mimpi Naik Kelas
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Mimpi Naik Kelas

Indonesia butuh investasi yang menghasilkan pekerjaan yang akhirnya menjadikan masyarakat mampu naik kelas.

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)

Investor hari ini akan mencermati rilis suku bunga acuan alias BI rate. Secara teknikal ada kemungkinan investor akan melakukan profit taking. 

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut

FAST membukukan pendapatan sebesar Rp 2,79 triliun, naik 16,1% dibandingkan Rp 2,40 triliun pada semester I-2025. 

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju

Kenaikan harga emas, prospek hilirisasi dan pemulihan minat investor terhadap saham komoditas menjadi sejumlah katalis sektor ini

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?

Data penjualan pada kuartal III-2026 salah satu indikator awal untuk melihat apakah ekspansi bisnis baru IMAS mulai memberikan dampak nyata.

Sinyal Turnaround di Saham HRUM, Kinerja di Semester II-2026 Bakal Jadi Penentu
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sinyal Turnaround di Saham HRUM, Kinerja di Semester II-2026 Bakal Jadi Penentu

Konfirmasi turnaround HRUM baru akan terlihat apabila sejumlah indikator operasional mulai menunjukkan perbaikan secara bersamaan.

JARR, TEBE, PGUN hingga PACK Rally, Efek Spillover Rumor Akuisisi BYAN Oleh Haji Isam
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:53 WIB

JARR, TEBE, PGUN hingga PACK Rally, Efek Spillover Rumor Akuisisi BYAN Oleh Haji Isam

Setiap emiten memiliki prospek, struktur bisnis, fundamental, serta tingkat sensitivitas yang berbeda-beda terhadap akuisisi BYAN.

Setoran Dividen Naik, Prospek Saham BUMN Jadi Lebih Menarik
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Setoran Dividen Naik, Prospek Saham BUMN Jadi Lebih Menarik

Target setoran dividen BUMN sebesar Rp 200 triliun pada tahun ini jadi katalis positif bagi pergerakan saham BUMN

Laba AVIA Tumbuh 20,59% Pada Semester I-2026
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Laba AVIA Tumbuh 20,59% Pada Semester I-2026

Manajemen PT Avia Avian Tbk (AVIA) mengklaim, pencapaian ini hasil dari kekuatan merek, jaringan distribusi luas, dan inovasi produk.

INDEKS BERITA

Terpopuler