Saat Belanja Menanjak

Rabu, 21 Juni 2023 | 08:00 WIB
Saat Belanja Menanjak
[]
Reporter: SS. Kurniawan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Pandemi Covid-19 yang makin terkendali, membuat belanja masyarakat meningkat. Apalagi, acara-acara besar, seperti konser musik dan olahraga, yang menarik ribuan bahkan puluhan ribu orang dalam satu waktu dan satu tempat sekaligus, kembali digelar.

Sebut saja, pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia dan Argentina yang berlangsung Senin (19/6) lalu di Stadion GBK, Jakarta. Seluruh tiket yang mencapai 60.000 lembar ludes terjual. Padahal, harga paling murah Rp 600.000. 

Sebelumnya, Indonesia Open 2023 yang berlangsung 13-18 Juni setiap hari menarik 6.000 penggemar bulu tangkis datang ke Istora Senayan, Jakarta. Harga tiket termurah Rp 150.000 untuk hari pertama atau laga babak 32 besar dan Rp 600.000 untuk laga final ludes terjual.

Acara lari yang belakangan marak dihelat juga sukses mengundang ribuan pelari untuk ikut serta. Contoh, Mandiri Jogja Marathon 2023 yang diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (18/6). Harga pendaftarannya mulai Rp 200.000. Dan, kebanyakan datang dari luar Jogja, yang tentu pengeluaran bertambah untuk transportasi dan akomodasi.

Konser musik juga menyedot puluhan ribu penggemar. Cold Play dan Black Pink, misalnya. Sekalipun, harga tiket konser termurah mencapai jutaan rupiah.

Belanja masyarakat yang meningkat juga tampak dari angka penjualan mobil nasional yang terus menderu. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari hingga Mei 2023, penjualan mobil nasional mencapai 423.404 unit. Angka ini tumbuh 6,9% dibandingkan dengan periode sama di 2022 sebanyak 396.120 unit.

Ya, konsumsi masyarakat masih menjadi lokomotif utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ekonomi negara kita yang tumbuh 5,03% year on year selama kuartal pertama tahun ini, sebanyak 52,88% di antaranya berasal dari pengeluaran konsumsi rumah tangga.

Hanya, pertumbuhannya masih di bawah 5%. Meski begitu, angka pertumbuhannya dalam tren menanjak.

Belanja masyarakat siap mengalir makin deras, seiring langkah pemerintah yang akan mencabut status pandemi Covid-19 menjadi endemi dalam satu dua pekan ke depan.

Status endemi tentu akan membuat mobilitas masyarakat lebih kencang lagi, yang selanjutnya mendorong pengeluaran lebih besar. Tambah lagi, syarat perjalanan, seperti naik pesawat dan kereta, juga makin longgar, tidak seketat dulu

 

Bagikan

Berita Terbaru

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat
| Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat

BPKH belum juga lepas Muamalat, kepemilikan saham masih di atas batas OJK. Aturan ketat menanti, bagaimana nasib Bank Muamalat ke depan?

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang
| Rabu, 11 Februari 2026 | 15:13 WIB

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang

Tidak adanya penemuan besar emas selama dua tahun berturut-turut, yakni 2023-2024 diyakini akan mendukung harga emas ke depannya.

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?
| Rabu, 11 Februari 2026 | 14:00 WIB

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?

JPMorgan menyatakan bahwa bitcoin kini terlihat lebih menarik dibanding emas, jika dilihat dari sisi volatilitas yang disesuaikan dengan risiko.

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:25 WIB

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya

Kekuatan inti PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) adalah laba yang tumbuh di sepanjang 2025, loan deposit ratio (LDR) di level 70,4% dan CAR 24,5%.

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00 WIB

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses

BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa preferensi pasar terhadap PIK2 relatif berkelanjutan karena segmen yang disasar didominasi kelas atas.

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara
| Rabu, 11 Februari 2026 | 11:00 WIB

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara

Tak hanya kendaraan listrik, Indika Energy (INDY) juga tengah melakukan proyek konstruksi tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Potensi Penguatan Penjualan Jelang Lebaran
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:17 WIB

Potensi Penguatan Penjualan Jelang Lebaran

 Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2026 diperkirakan sebesar 228,3, lebih rendah dari Desember 2025 

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,6% di Kuartal I-2026
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:01 WIB

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,6% di Kuartal I-2026

Pertumbuhan ekonomi tiga bulan pertama tahun ini akan didorong percepatan belanja dan stimulus pemerintah

Saham Kalbe Farma (KLBF) Terkoreksi di Tengah Aksi Beli Asing dan Program Buyback
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:00 WIB

Saham Kalbe Farma (KLBF) Terkoreksi di Tengah Aksi Beli Asing dan Program Buyback

Lima sekuritas kompak merekomendasikan beli saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada awal Februari 2026 di tengah penurunan harga yang masih terjadi.

Sederet Batu Sandungan Mengerek Tax Ratio 12%
| Rabu, 11 Februari 2026 | 08:50 WIB

Sederet Batu Sandungan Mengerek Tax Ratio 12%

Untuk mencapai rasio pajak 2026, pemerintah harus tambah Rp 139 triliun dari realisasi 2025         

INDEKS BERITA

Terpopuler