Saat Turun Bertahan, Saat Naik Melesat: Peta Saham Bank Agresif vs Defensif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan di saham perbankan belum mereda seiring derasnya arus keluar dana asing dan ketatnya likuiditas global. Namun, di balik koreksi harga yang sudah menembus dua digit sejak awal tahun, analis melihat ada pemisahan yang semakin jelas antara bank yang tahan banting saat turun dan yang berpotensi memimpin rebound saat pasar pulih.
Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan menilai, bank dengan daya tahan paling kuat di fase risk-off masih didominasi oleh BBCA, disusul BMRI. Keduanya ditopang struktur pendanaan yang solid, terutama rasio dana murah (CASA) yang tinggi, sehingga mampu menjaga biaya dana tetap rendah dan margin bunga bersih (NIM) lebih stabil.
