Sah! IPO Nara Hotel Akhirnya Dibatalkan

Selasa, 24 Maret 2020 | 14:42 WIB
Sah! IPO Nara Hotel Akhirnya Dibatalkan
[ILUSTRASI. Hotel yang dioperasikan PT?Nara Hotel Internasional Tbk]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sempat mengalami penundaan, penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) PT Nara Hotel International Tbk akhirnya dibatalkan.

Pembatalan IPO Nara Hotel ini diungkapkan Kepala DivisiJasa Kustodian Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Hartati Handayani dalam suratnya kepada Direksi Pemegang Rekening KSEI.

Dalam surat bernomor KSEI-5439/JKU/0320 tertanggal 24 Maret 2020 itu, KSEI menginformasikan bahwa penawaran umum perdana atas saham Nara Hotel dibatalkan.

Baca Juga: Kembalikan Dana ke Investor, Nara Hotel Menjadwal Ulang Proses IPO

Informasi mengenai pembatalan IPO Nara Hotel itu berdasarkan surat yang KSEI terima dari Nara Hotel pada 23 Maret 2020. Surat bernomor 024/S/DIR/NH/III/2020 tersebut berisi mengenai permohonan pembatalan pendaftaran efek bersifat ekuitas PT Nara Hotel International Tbk.

Dengan dilakukannya pembatalan IPO, Hartati menyebutkan, perjanjian pendaftaran efek bersifat ekuitas Nara Hotel dengan KSEI telah berakhir.

Baca Juga: OJK beri waktu hingga 20 Maret bagi Nara Hotel International untuk gelar IPO ulang

Seperti diketahui, Nara Hotel semula berencana mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Februari 2020. Dalam proses IPO ini, Nara Hotel berencana menerbitkan 2 miliar saham baru. Dari hajatan ini, Nara Hotel menargetkan bisa mengantongi dana segar sebesar Rp 202 miliar.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan menunda distribusi saham IPO Nara Hotel yang semestinya dilaksanakan pada 6 Februari 2020.

Baca Juga: Nara Hotel Akan Lakukan IPO Ulang Bulan Ini

Keputusan OJK tersebut berawal dari kegelisahan investor. Sekelompok investor menilai terdapat sejumlah kejanggalan pada proses IPO Nara Hotels.

Setelah ditunda, menajamen Nara Hotel kemudian menjadwal ulang proses IPO. Saat itu, manajemen Nara Hotel menargetkan akan menggelar IPO ulang pada bulan ini.

Baca Juga: Tidak penuhi MKBD, BEI suspensi Magenta Kapital Sekuritas hari ini

Namun, pada 19 Maret lalu, BEI melakukan suspensi aktivitas perdagangan Magenta Kapital Sekuritas yang bertindak sebagai penjamin emisi IPO Nara Hotel. Keputusan suspensi tersebut menyusul laporan Modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) Magenta yang tidak sesuai ketentuan nilai minimum yang disyaratkan.

KONTAn sudah mencoba menghubungi Komisaris Independen Nara Hotel Indonesia Hamdi Hassyarbaini. Namun, Hamdi belum merespons pesan instan Kontan hingga artikel ini diunggah.

 

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Melihat Resiliensi Aset Keuangan Digital di Tengah Ketegangan Geopolitik
| Kamis, 05 Maret 2026 | 13:00 WIB

Melihat Resiliensi Aset Keuangan Digital di Tengah Ketegangan Geopolitik

Memang ada skenario di mana eskalasi geopolitik justru menjadi katalis positif bagi kripto, tetapi biasanya bukan pada fase awal konflik.

Intip Portofolio Lo Kheng Kong Hingga Djoni, Cuan Ribuan Persen dalam Setahun
| Kamis, 05 Maret 2026 | 12:22 WIB

Intip Portofolio Lo Kheng Kong Hingga Djoni, Cuan Ribuan Persen dalam Setahun

Portofolio Djoni terbilang moncer mencetak gain. Sebut saja saham TRIN yang sepajang satu tahun terakhir mencetak gain hingga 1.076%.

Fokus ke FWA, Saham WIFI Masih Menarik untuk Dikoleksi?
| Kamis, 05 Maret 2026 | 11:00 WIB

Fokus ke FWA, Saham WIFI Masih Menarik untuk Dikoleksi?

Analis merekomendasikan wait and see untuk saham WIFI karena dalam beberapa hari terakhir, pergerakan sahamnya juga terus mengalami koreksi.

Pengendali Baru Asri Karya Lestari (ASLI) Gelar Tender Wajib 2,33 Miliar Saham
| Kamis, 05 Maret 2026 | 10:04 WIB

Pengendali Baru Asri Karya Lestari (ASLI) Gelar Tender Wajib 2,33 Miliar Saham

PT Wahana Konstruksi Mandiri akan menggelar penawaran tender wajib saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) pada harga Rp 204 per saham.

Pendapatan Batubara Jeblok, Laba BYAN Tahun 2025 Anjlok
| Kamis, 05 Maret 2026 | 09:54 WIB

Pendapatan Batubara Jeblok, Laba BYAN Tahun 2025 Anjlok

Pada 2025, laba bersih PT Bayan Resources Tbk (BYAN) hanya US$ 767,92 juta, anjlok 16,77% secara tahunan dibanding 2024 sebesar US$ 922,64 juta.

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Incar Pertumbuhan Kunjungan di Libur Lebaran 2026
| Kamis, 05 Maret 2026 | 09:47 WIB

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Incar Pertumbuhan Kunjungan di Libur Lebaran 2026

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menargetkan kunjungan sebanyak 600.000 orang selama libur Lebaran 2026.

Tren Kenaikan Harga Batubara Bisa Mendongkrak Laba Golden Energy (GEMS) Pada 2026
| Kamis, 05 Maret 2026 | 09:40 WIB

Tren Kenaikan Harga Batubara Bisa Mendongkrak Laba Golden Energy (GEMS) Pada 2026

Pemulihan harga batubara bakal mengerek harga jual rata-rata (ASP) PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) sekaligus meningkatkan margin laba.

Perang AS-Israel Vs Iran Bikin Harga Emas Terbang tapi Saham Tambang Malah Rontok
| Kamis, 05 Maret 2026 | 07:31 WIB

Perang AS-Israel Vs Iran Bikin Harga Emas Terbang tapi Saham Tambang Malah Rontok

Perang AS-Israel Vs Iran kerek harga emas global tembus US$ 5.000. Simak analisis dan rekomendasi saham emiten emas di tengah fluktuasi.

OJK Selidiki Mirae Asset Soal Dugaan Manipulasi Saham IPO BEBS
| Kamis, 05 Maret 2026 | 06:41 WIB

OJK Selidiki Mirae Asset Soal Dugaan Manipulasi Saham IPO BEBS

Penggeledahan kantor Mirae Asset Sekuritas oleh OJK-Bareskrim terkait dugaan manipulasi IPO BEBS. Ketahui detail kasusnya.

Gangguan Pasokan Minyak Ancam Margin Emiten Petrokimia
| Kamis, 05 Maret 2026 | 06:37 WIB

Gangguan Pasokan Minyak Ancam Margin Emiten Petrokimia

Konflik Timur Tengah membuat harga minyak dunia melonjak, menekan margin emiten petrokimia. TPIA sudah ambil langkah darurat. Simak dampaknya!

INDEKS BERITA

Terpopuler