Saham Telekomunikasi Nyaring Jelang Lebaran

Sabtu, 16 April 2022 | 07:00 WIB
Saham Telekomunikasi Nyaring Jelang Lebaran
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat saham operator telekomunikasi kompak menunjukkan pergerakan positif belakangan ini. Dalam sepekan sampai Kamis (14/4), harga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 3,08% ke level Rp 4.680 per saham, PT XL Axiata Tbk (EXCL) bertambah 1,88%, PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 1,46% dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)  bertambah 7,32%.

Analis BCA Sekuritas Mohammad Fakhrul Arifin menilai, kenaikan harga saham operator telekomunikasi didorong sentimen lebaran. Sudah lazim, saat lebaran permintaan data internet dari para pelanggan biasanya akan meningkat dan menguntungkan operator telekomunikasi.

Analis MNC Sekuritas Andrew Sebastian Susilo menghitung, rata-rata kenaikan trafik data pada kuartal II dari 2019 hingga 2021 sebesar 15%. Selain itu, banyak operator yang menyediakan paket Ramadan menjelang lebaran dengan tarif per GB yang lebih mahal. Dengan begitu, average revenue per user (ARPU) operator telekomunikasi potensial turut meningkat.

Analis Henan Putihrai Sekuritas Muhammad As'ad menambahkan, momen lebaran dapat menaikkan pendapatan operator telekomunikasi di kuartal II-2022.

Di sektor telekomunikasi, Andrew merekomendasikan TLKM dengan support Rp 4.570 dan resistance Rp 4.750. Ia juga merekomendasikan EXCL dengan support di Rp 2.660 dan resistance di level Rp 2.840.

Fakhrul juga menjadikan EXCL dan TLKM sebagai top picks karena memiliki fundamental yang baik dengan valuasi yang menarik. Dia merekomendasikan buy EXCL dengan target harga Rp 3.800 per saham, TLKM Rp 4.800, dan ISAT Rp 8.000 per saham.

Sementara As'ad merekomendasikan buy TLKM dengan target harga Rp 5.000 dan EXCL Rp 3.500.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global

Rupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak

INDEKS BERITA

Terpopuler