Santara Penyelenggara Crowdfunding Disemprit OJK, Mardigu Wowiek Buka-bukaan

Selasa, 27 Desember 2022 | 20:15 WIB
Santara Penyelenggara Crowdfunding Disemprit OJK, Mardigu Wowiek Buka-bukaan
[ILUSTRASI. Crowdfunding. (KONTAN/Muradi)]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagai petir di siang bolong, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi kepada PT Santara Daya Inspiratama (Santara). OJK melarang perusahaan penyelenggara penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding) ini menambah jumlah penerbit.

Menjadi sorotan publik, lantaran Santara tergolong pionir penyelenggara securities crowdfunding. Nama beken Mardigu Wowiek Prasantyo menjabat direktur sekaligus pemegang 60% saham Santara. Sedangkan Afrig Wasiso pemegang 20% Santara, merupakan Chairman Of The Board Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia sejak Januari 2020. Sedangkan Muhammad Reza Avesena tercatat mengempit sisa 20% saham Santara.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Rawan Tertekan, Sebaiknya Tunggu Situasi Lebih Kondusif
| Senin, 01 September 2025 | 04:05 WIB

IHSG Rawan Tertekan, Sebaiknya Tunggu Situasi Lebih Kondusif

Pergerakan IHSG akan sangat bergantung pada nilai tukar rupiah dan stabilitas politik dalam negeri. 

Alfamart (AMRT) Akan Membuka 500 Gerai di Semester Kedua
| Senin, 01 September 2025 | 04:00 WIB

Alfamart (AMRT) Akan Membuka 500 Gerai di Semester Kedua

Pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mengejar target ekspansi gerai baru.

Penerbitan Obligasi Korporasi Ramai di Semester Kedua, Imbal Hasil Masih Menarik
| Senin, 01 September 2025 | 02:03 WIB

Penerbitan Obligasi Korporasi Ramai di Semester Kedua, Imbal Hasil Masih Menarik

Kebutuhan refinancing diperkirakan masih tinggi, dengan jatuh tempo surat utang korporasi tahun 2025 Rp 161,22 triliun. 

 Berkah dari Minyak Jelantah yang Masih Menjanjikan
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Berkah dari Minyak Jelantah yang Masih Menjanjikan

Minyak goreng bekas pakai atau jelantah bisa jadi cuan menggiurkan.                                       

Infrastruktur Jadi Andalan Baru Kawasan Industri Jababeka (KIJA)
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:36 WIB

Infrastruktur Jadi Andalan Baru Kawasan Industri Jababeka (KIJA)

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) bersiap mendorong recurring income dari pilar bisnis infrastruktur

PHK Masih Mengancam, Cek Keuangan biar Aman
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:10 WIB

PHK Masih Mengancam, Cek Keuangan biar Aman

Di tengah ancaman PHK, wajib melakukan persiapan finansial biar tetap bisa bertahan.                

Masyarakat Butuh Uang, Penawaran Rumah Seken di Jabodetabek Meningkat, Harga Stabil
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:09 WIB

Masyarakat Butuh Uang, Penawaran Rumah Seken di Jabodetabek Meningkat, Harga Stabil

Meningkatnya penawaran rumah seken juga bisa disebabkan oleh faktor kondisi ekonomi di Indonesia yang sedang kurang baik.

Emiten Kepincut Masuk ke Bisnis Roti Premium, Setelah ERAA Kini Giliran FORE
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:50 WIB

Emiten Kepincut Masuk ke Bisnis Roti Premium, Setelah ERAA Kini Giliran FORE

Gaya hidup masyarakat yang semakin konsumtif terhadap produk lifestyle mendorong tren konsumsi roti premium.​

Tawaran Imbalan Pasti dan Halal di Pasar yang Masih Rawan
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Tawaran Imbalan Pasti dan Halal di Pasar yang Masih Rawan

Sukuk SR023 maupun PBS di pasar sekunder sama-sama tawarkan imbalan pasti dan halal, dengan investasi mulai Rp 1 jutaan. Mana lebih menarik?

Aneka Tambang (ANTM) Cetak Laba Rp 4,7 Triliun, Meroket 203,23%
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:37 WIB

Aneka Tambang (ANTM) Cetak Laba Rp 4,7 Triliun, Meroket 203,23%

Hasil separuh pertama 2025 mencerminkan keberhasilan mengimplementasikan strategi diversifikasi dan selaras dengan dinamika pasar global.

INDEKS BERITA

Terpopuler