Seberapa Besar Sentimen Rights Issue Berefek Terhadap Pergerakan Harga Saham CBRE?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham PT Citra Buana Resources Tbk (CBRE) dalam beberapa hari perdagangan bergerak cukup atraktif, setelah naik 8,16% pada penutupan Senin, pada hari ini saham ini ditutup melemah 5,03% ke level 755 per saham. Meski begitu pelemahan yang terjadi lebih dinilai sebagai aksi ambil untung setelah pergerakannya menguat cukup signifikan.
Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas menilai pergerakan saham CBRE banyak ditopang dari ekspektasi terhadap aksi korporasi yang diharapkan dapat memberikan perbaikan struktur permodalan. Meskipun masih ada risiko volatilitas dan potensi tekanan harga akibat dilusi.
Selain sentimen rights issue, ekspektasi perbaikan struktur permodalan dan aksi ambil untung jangka pendek juga mewarnai pergerakan saham ini. Apalagi pada perdagangan Senin, saham CBRE berhasil menguat 8,16% ketika mayoritas indeks melemah, ini menandakan bahwa minat beli investor cukup kuat terhadap saham tersebut.
Namun penguatan yang terjadi ini belum sepenuhnya mencerminkan terbentuknya tren kenaikan yang solid. Pasalnya, CBRE kembali mengalami koreksi 5,03% pada perdagangan hari ini. Pergerakan ini menandakan bahwa saham CBRE memiliki volatilitas yang tinggi, sementara investor masih mencermati prospek rights issue dan dampaknya terhadap struktur kepemilikan dan harga sahamnya.
"Pergerakan CBRE juga berpotensi dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap rights issue, terutama karena harga pelaksanaan yang berada di bawah harga pasar," ujarnya.
