Sejumlah Emiten Ini Dapat Untung dari Hari Raya

Selasa, 18 April 2023 | 05:26 WIB
Sejumlah Emiten Ini Dapat Untung dari Hari Raya
[ILUSTRASI. A woman holds packs of noodles at a Hypermart supermarket in Jakarta October 7, 2010. (REUTERS/Beawiharta)]
Reporter: Aurelia Felicia, Yuliana Hema | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkah bulan suci Ramadan akan terlihat di kinerja sejumlah emiten. Ada beberapa sektor yang mendapat kenaikan permintaan di momentum lebaran ini, yaitu sektor barang konsumsi, poultry, ritel, transportasi dan jalan tol.

Senior Information Investment Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, kenaikan permintaan yang terjadi selama lebaran ini akan tercermin pada laporan keuangan kuartal kedua mendatang.

"Nantinya investor akan melakukan komparasi secara kuartalan maupun secara tahunan. Harapannya kinerja bottom line sektor ini dalam bertumbuh signifikan," ujar Nafan, Senin (17/4).

Baca Juga: RUPST Setujui 70% Laba Semen Indonesia (SMGR) Tahun 2022 Dibagikan Sebagai Dividen

Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, di antara sektor-sektor tersebut, emiten barang konsumsi yang akan memperoleh keuntungan paling tebal. Alasannya, permintaan kebutuhan primer yang meningkat di masa Ramadan dan lebaran.

Senior Research Analyst Reliance Sekuritas Lukman Hakim menuturkan, pelaku pasar juga tampak melakukan rotasi sektor dan menyasar sejumlah emiten yang dapat berkah Ramadan. Ambil contoh PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Ini tercermin dari kenaikan harga sahamnya sebulan terakhir.

Profit taking

Di sisi lain, akumulasi saham yang diuntungkan momentum Ramadan juga sudah dilakukan sejak jauh hari. Alhasil sejumlah saham mulai jenuh beli dan dilanda profit taking. Ambil contoh saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dan PT Matahari Department Store Tbk. Saham JPFA sudah turun 7,36% dalam sebulan terakhir.

Begitu pula CPIN, turun 9,20% dalam sebulan. "Investor mulai merealisasikan keuntungannya. Apalagi transaksi selama bulan Ramadan tidak terlalu ramai," kata Nafan. Nantinya, saham-saham ini berpeluang kembali menguat dan jadi incaran setelah kinerja kuartal kedua dirilis.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Bisa Terimbas Tekanan Global

Meski pergerakan sahamnya masih tertekan, Nafan masih menilai JPFA masih menarik untuk dicermati. Sebab emiten unggas ini akan melakukan buyback. Secara teknikal sahamnya oversold, sehingga, bisa dipertimbangkan untuk akumulasi bertahap. Nafan juga merekomendasikan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) karena bisnisnya solid.

Sedangkan Cheril mencermati, emiten barang konsumsi punya potensi upside lebih besar selama Ramadan ini ketimbang emiten sektor lainnya. Karena itu, Cheril merekomendasikan beli saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan target harga Rp 6.700 dan ICBP di target Rp 10.600.

Bagikan

Berita Terbaru

Intip Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini (22/7) Setelah Naik 9 Hari
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:50 WIB

Intip Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini (22/7) Setelah Naik 9 Hari

IHSG mengakumulasi kenaikan 4,98% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 26,68%.

Industri Modal Ventura Memasang Mode Waspada
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:35 WIB

Industri Modal Ventura Memasang Mode Waspada

Pembiayaan modal ventura tercatat mencapai Rp 16,36 triliun hingga Mei 2026, alias terbilang stagnan dari periode yang sama di tahun lalu.

Ketidakadilan di Morowali
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:32 WIB

Ketidakadilan di Morowali

Sudah saatnya pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat duduk bersama merumuskan mekanisme berbagi manfaat yang lebih adil.

Rumah Mungil Mendominasi Pasar Properti Bodetabek
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:30 WIB

Rumah Mungil Mendominasi Pasar Properti Bodetabek

Kondisi perekonomian saat ini mendorong kenaikan harga properti. Akibatnya, pengembang semakin banyak menawarkan rumah berukuran lebih kecil.

Steel Pipe (ISSP) Bidik Pemulihan Pasar Baja
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:20 WIB

Steel Pipe (ISSP) Bidik Pemulihan Pasar Baja

Prospek industri baja pada paruh kedua tahun ini diproyeksikan lebih menjanjikan dibandingkan semester pertama.

Kelas Menengah Susut & Ruang Fiskal Sempit, Reformasi Subsidi Energi Jalan di Tempat
| Rabu, 22 Juli 2026 | 04:14 WIB

Kelas Menengah Susut & Ruang Fiskal Sempit, Reformasi Subsidi Energi Jalan di Tempat

Pemerintah belum mengurangi subsidi energi secara drastis karena ekonomi rumah tangga memburuk, terutama menyusutnya jumlah kelas menengah.

Tantangan Baru PLN di Tengah Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
| Rabu, 22 Juli 2026 | 03:14 WIB

Tantangan Baru PLN di Tengah Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Pemerintah mesti memastikan bahwa pembelian listrik dari proyek PSEL tidak menambah tekanan terhadap keuangan PLN.

Saham ASII Melawan Arus; Saat Investor Asing Getol Jualan, Harganya Malah Mendaki
| Selasa, 21 Juli 2026 | 12:57 WIB

Saham ASII Melawan Arus; Saat Investor Asing Getol Jualan, Harganya Malah Mendaki

ASII telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback saham dengan anggaran Rp 8 triliun.​

Prabowo Menggadang 12 Kota Satelit Baru, Saham Properti Mana yang Paling Diuntungkan?
| Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Prabowo Menggadang 12 Kota Satelit Baru, Saham Properti Mana yang Paling Diuntungkan?

Kinerja operasional beberapa emiten properti pada kuartal II-2026 masih menunjukkan perlambatan efek tingginya suku bunga.

Ditengah Penurunan SKDU Saham Big Banks Masih Jadi Incaran Asing, Cermati Prospeknya
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:39 WIB

Ditengah Penurunan SKDU Saham Big Banks Masih Jadi Incaran Asing, Cermati Prospeknya

Pergerakan dana asing yang masih silih berganti antarsaham perbankan mengindikasikan pasar belum menemukan satu keyakinan penuh.

INDEKS BERITA