Sektor Perumahan Lokomotif Reindustrialisasi

Kamis, 22 Februari 2024 | 05:05 WIB
Sektor Perumahan Lokomotif Reindustrialisasi
[ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di wilayah Tangerang Selatan, Rabu (6/9). Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyatakan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) oleh perbankan mengalami tren pelambatan pada awal tahun ini. Namun, pada kuartal III/2023 atau akhir tahun ini, penyaluran KPR diprediksi moncer seiring tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Bratanata Perdana | Pengusaha dan Pengamat Kebijakan Publik

KONTAN.CO.ID - Indonesia terus berkutat dengan backlog rumah yang sangat besar. Pada akhir tahun 2014, Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat backlog rumah sebesar 13 juta unit. Hingga akhir tahun 2023, backlog tersebut masih konsisten di angka 12,7 juta unit.
Di lain pihak, terdapat tren deindustrialisasi, yakni penurunan kontribusi industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Akhir tahun 2014, sektor industri berkontribusi sebesar 21% terhadap PDB. Angka itu turun menjadi 18% pada akhir tahun 2023.

Tren penurunan ini sangat disayangkan karena sektor industri merupakan salah satu sektor yang paling berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Hal ini sangat krusial mengingat Indonesia akan mengalami bonus demografi sampai tahun 2050.
Perumahan dikenal sebagai salah satu sektor yang memiliki efek multiplier (efek pengganda) yang sangat besar. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa aktivitas di sektor perumahan akan mengaktivasi tidak kurang dari 175 industri pendukung.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Anjlok Parah Efek Konflik Global dan HSC, Intip Prediksi Hari Ini (7/4)
| Selasa, 07 April 2026 | 05:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Efek Konflik Global dan HSC, Intip Prediksi Hari Ini (7/4)

IHSG mengakumulasi pelemahan 1,52% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 19,17%.

Astra Otoparts (AUTO) Genjot Bisnis Alat Kesehatan
| Selasa, 07 April 2026 | 04:20 WIB

Astra Otoparts (AUTO) Genjot Bisnis Alat Kesehatan

Alat kesehatan ini diintegrasikan dengan aplikasi digital dan berbasis AI untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Ujian Ketahanan Ekonomi Indonesia
| Selasa, 07 April 2026 | 04:20 WIB

Ujian Ketahanan Ekonomi Indonesia

Pada akhirnya, ketahanan ekonomi bukan tentang menghindari guncangan, tetapi tentang kemampuan untuk tetap bergerak di tengah tekanan.

Industri Penjaminan Waspadai Risiko Kenaikan Klaim
| Selasa, 07 April 2026 | 04:15 WIB

Industri Penjaminan Waspadai Risiko Kenaikan Klaim

Kualitas kredit yang disalurkan perbankan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memburuk di awal tahun 2026. 

Gejolak Global Mengerek Harga Kemasan
| Selasa, 07 April 2026 | 04:10 WIB

Gejolak Global Mengerek Harga Kemasan

Harga kemasan fleksibel seperti standing pouch untuk minyak goreng, beras dan lainnya semakin tinggi karena harga bahan bakunya melonjak.

GPRA Genjot Pertumbuhan dari Pemanfaatan Aset Lahan dan Recurring Income
| Senin, 06 April 2026 | 20:06 WIB

GPRA Genjot Pertumbuhan dari Pemanfaatan Aset Lahan dan Recurring Income

Sejumlah proyek bakal menjadi penopang pertumbuhan GPRA tahun ini, diantaranya Bukit Cimanggu City, Metro Cilegon dan Garden Ville Pamoyanan.

Prospek Menarik, Tapi Risiko Kurs Jadi Catatan untuk MBMA
| Senin, 06 April 2026 | 17:47 WIB

Prospek Menarik, Tapi Risiko Kurs Jadi Catatan untuk MBMA

Tekanan pada laba bersih MBMA di kuartal IV-2025 juga dipengaruhi oleh melemahnya kontribusi joint venture serta kenaikan biaya keuangan.

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas
| Senin, 06 April 2026 | 07:23 WIB

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas

Selesainya program peningkatan transparansi, integritas dan kredibilitas informasi kepemilikan saham dalam waktu cukup singkat hanya dua bulan. 

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar
| Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar

Lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar ru[iah diperkirakan akan mengerek biaya impo 

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bersamaan minggatnya asing, kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) mencapai Rp 17.015 per dolar AS. Paling buruk sepanjang sejarah. 

INDEKS BERITA

Terpopuler