Semester II-2019, Industri Pariwisata Lebih Optimistis

Selasa, 23 Juli 2019 | 06:09 WIB
Semester II-2019, Industri Pariwisata Lebih Optimistis
[]
Reporter: Amalia Fitri, Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pariwisata dalam negeri mulai berseri-seri memasuki semester dua tahun ini. Situasi politik yang relatif kondusif usai pemilu ditambah kebijakan penurunan harga tiket pesawat untuk maskapai berbiaya murah menjadi angin segar bagi pasar pariwisata domestik.

CEO Pasific Asia Travel Assosiation (PATA) Indonesia Chapter, Poernomo Siswoprasetijo mengungkapkan bahwa bisnis pariwisata domestik akan bertumbuh. Adapun penopang pertumbuhan pariwisata di semester kedua tahun ini adalah kesiapan infrastruktur yang semakin baik. "Juga terutama situasi politik di Tanah Air yang sudah semakin stabil," ungkap dia kepada KONTAN, Senin (22/7).

PATA merupakan asosiasi travel yang fokus menggaet wisatawan asing untuk datang ke Indonesia. Menurut Poernomo, menjelang pemilu lalu banyak wisman yang berpikir ulang untuk berkunjung ke Indonesia.

Selain itu, dampak mahalnya tarif maskapai penerbangan lokal menahan minat wisman ke Indonesia. "Usai pemilu dan situasi politik yang semakin stabil, serta aturan penurunan tiket maskapai, wisman sudah mulai kembali mengunjungi Indonesia," sebut dia.

Meski tak memerinci target kunjungan pelancong mancanegara, PATA berupaya bisa mendatangkan 1,2 juta turis asing. Pemerintah menargetkan kunjungan 20 juta wisman di sepanjang tahun ini.

Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata memproyeksikan, bisnis pariwisata akan terus bertumbuh jika melihat tren kenaikan dalam empat tahun terakhir. "Dari 2014-2018, pertumbuhan wisman mencapai 67,6%," ujar dia.

Sedangkan realisasi tahun lalu, pertumbuhan wisman meningkat 12,58% lebih besar dari pertumbuhan di ASEAN yang hanya 7,4%. Bahkan lebih besar dari pertumbuhan dunia yang cuma 5,6%.

Putu Ayu Aristyadewi, Group Vice President Marketing and Communication PT Smailing Tour and Travel juga optimistis kinerja perusahaan di semester II 2019 semakin menggembirakan. "Prospektif, melihat hasil yang memuaskan di semester I 2019," klaim dia. Oleh sebab itu, Smailing Tour sejak awal tahun terus menebarkan experience tour yang banyak diminati oleh kelompok angkatan kerja atau milenial.

Bagikan

Berita Terbaru

Setahun Puasa, Emiten Prajogo Pangestu Ini Membagi Dividen, Jumlahnya US$ 8,5 Juta
| Jumat, 26 Juni 2026 | 10:40 WIB

Setahun Puasa, Emiten Prajogo Pangestu Ini Membagi Dividen, Jumlahnya US$ 8,5 Juta

BRPT bagi dividen setelah setahun puasa. Laba bersih 2025 melesat 767%, namun dividen hanya 1,7%. Pahami sebabnya.

Kinerja Saham Emiten Mind id Beda Arah, Simak Penyebabnya
| Jumat, 26 Juni 2026 | 10:33 WIB

Kinerja Saham Emiten Mind id Beda Arah, Simak Penyebabnya

Kinerja saham emiten Mind Id bergerak beda arah di 2026. Simak analisis pemicu kenaikan dan penurunan emiten-emiten anggota Mind Id.

Kebijakan Stimulus Ekonomi Bisa Bikin Kinerja Emiten Bertaji
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Kebijakan Stimulus Ekonomi Bisa Bikin Kinerja Emiten Bertaji

Paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun diproyeksi akan menguntungkan sejumlah emiten yang terkait langsung dengan kebijakan ini.

Meracik Portofolio Saham Saat IHSG Tertekan
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:17 WIB

Meracik Portofolio Saham Saat IHSG Tertekan

Jurus meracik portofolio saham ketika volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia (IHSG) masih tinggi 

Stimulus Rp26,34 Triliun Dinilai Terlalu Kecil, Cuma Jadi Penahan Perlambatan Ekonomi
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:15 WIB

Stimulus Rp26,34 Triliun Dinilai Terlalu Kecil, Cuma Jadi Penahan Perlambatan Ekonomi

Efektivitas insentif industri sangat bergantung pada apakah penghematan biaya tersebut benar-benar diteruskan kepada konsumen.

Total Bangun Persada (TOTL) Berupaya Menjaga Profitabilitas
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:44 WIB

Total Bangun Persada (TOTL) Berupaya Menjaga Profitabilitas

Manajemen TOTL telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko apabila tekanan nilai tukar berlanjut.

Investor Asing Menampung Saham ANTM Rp 192,5 Miliar Saat Harga Ambruk -11%
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:36 WIB

Investor Asing Menampung Saham ANTM Rp 192,5 Miliar Saat Harga Ambruk -11%

Tekanan jual dari investor domestik membuat harga saham ANTM ambruk tapi asing justru memanfaatkannya untuk akumulasi.

Tantangan Besar Memonetisasi Industri Gim
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:34 WIB

Tantangan Besar Memonetisasi Industri Gim

Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut nilai pasar gim Indonesia saat ini mencapai lebih dari US$ 2 miliar per tahun

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Perbaikan Kinerja
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:23 WIB

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Perbaikan Kinerja

Manajemen SMDR menilai permintaan jasa pengangkutan masih tetap tinggi, baik di pasar internasional maupun domestik.

Harga Emas Turun Terus dari Rekor Tertinggi, tapi Analis Belum Melihat Tren Bearish
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:14 WIB

Harga Emas Turun Terus dari Rekor Tertinggi, tapi Analis Belum Melihat Tren Bearish

Saham ANTM relatif lebih resilien karena memiliki diversifikasi bisnis dan skala operasi yang lebih matang.

INDEKS BERITA

Terpopuler