Seperti Ini Tanggapan UEFA atas Aksi Ronaldo Menyingkirkan Minuman Sponsor

Kamis, 17 Juni 2021 | 21:05 WIB
Seperti Ini Tanggapan UEFA atas Aksi Ronaldo Menyingkirkan Minuman Sponsor
[ILUSTRASI. Pertandingan Hungary v Portugal di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, 15 Juni 2021. Pool via REUTERS/Alex Pantling]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BENGALURU. UEFA menyatakan setiap pemain dan tim nasional yang berpartisipasi dalam Euro 2020 memiliki kewajiban kontraktual terhadap sponsor turnamen. Pernyataan badan sepak bola Eropa itu merupakan tanggapan atas aksi bintang tim nasional Portugal Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca Cola dalam acara konferensi pers event sepakbola di Benua Biru.

Ronaldo memindahkan botol Coca Cola ke samping saat dia duduk untuk berbicara kepada media pada malam pembukaan Grup F, Selasa (15/6), melawan Hungaria di Budapest.

Pria berusia 36 tahun itu kemudian mengangkat sebotol air dan berkata "Agua" dalam bahasa Portugis. Aksi Ronaldo sontak menjadi berita utama.

Baca Juga: Ini aksi Ronaldo yang bikin kapitalisasi pasar Coca Cola anjlok Rp 57,646 triliun!

Sehari kemudian, gelandang Prancis Paul Pogba, yang beragama Islam, menyingkirkan botol bir Heineken dari depannya setelah Prancis menang 1-0 atas Jerman.

"UEFA telah mengingatkan tim yang berpartisipasi bahwa kemitraan merupakan bagian integral dari penyelenggaraan turnamen dan untuk memastikan pengembangan sepak bola di seluruh Eropa, termasuk untuk pemuda dan wanita," kata penyelenggara turnamen, Kamis.

Direktur turnamen Euro 2020 UEFA Martin Kallen mengatakan yang menjadi masalah adalah tindakan Ronaldo. Dan, UEFA masih memahami aksi pemain yang melakukan penolakan terhadap sponsor dengan alasan agama.

Kallen mengatakan kepada wartawan kewajiban kontrak yang berhubungan dengan sponsor adalah bagian dari peraturan turnamen yang ditandatangani oleh federasi nasional.

UEFA belum mengambil tindakan disipliner atas masalah ini dan Kallen mengatakan sanksi dalam bentuk apapun merupakan sesuatu yang serius bagi federasi. UEFA tidak bermaksud untuk secara langsung mendenda pemain, tambahnya.

Selanjutnya: Alfamart dan Indomaret kompak tidak menjual merchandise Euro 2020

 

Bagikan

Berita Terbaru

Ada Euforia di Saham Energi, Awas Harga Masih Rentan
| Selasa, 03 Maret 2026 | 22:25 WIB

Ada Euforia di Saham Energi, Awas Harga Masih Rentan

Perhatikan juga volume transaksi dan akumulasi-distribusi asing. Hindari masuk ketika harga sudah melonjak tinggi tanpa dukungan volume yang kuat.

Danantara dan INA Masuk ke Proyek TPIA, Bagaimana Imbas ke Sahamnya?
| Selasa, 03 Maret 2026 | 21:55 WIB

Danantara dan INA Masuk ke Proyek TPIA, Bagaimana Imbas ke Sahamnya?

Volatilitas harga energi saat ini masih tinggi dan dapat mempengaruhi kinerja saham TPIA dalam jangka pendek.

Gerakan Reformasi Pasar Modal dan Kondisi Geopolitik Menyurutkan Aksi IPO Tahun ini
| Selasa, 03 Maret 2026 | 19:59 WIB

Gerakan Reformasi Pasar Modal dan Kondisi Geopolitik Menyurutkan Aksi IPO Tahun ini

Kondisi pasar modal Indonesia di kuartal pertama tahun ini tidak menunjukkan semarak layaknya tahun lalu yang ramai hajatan IPO.

Perang Iran Vs AS-Israel Memanas! Saatnya Serok Saham SOCI, BULL, GTSI dan HUMI?
| Selasa, 03 Maret 2026 | 09:25 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Memanas! Saatnya Serok Saham SOCI, BULL, GTSI dan HUMI?

Premi risiko perang (war risk premium) untuk armada kapal yang nekat melintasi Teluk Persia dan Selat Hormuz terkerek naik hingga 50%.

Ada Lebaran dan Perang, Waspada Inflasi Tinggi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 08:00 WIB

Ada Lebaran dan Perang, Waspada Inflasi Tinggi

Inflasi Februari 2026 melonjak 4,76%, tertinggi 3 tahun terakhir. Tarif listrik dan pangan jadi pemicu utama yang menguras dompet Anda. 

Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:30 WIB

Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan, Proyek Lapangan Gas Mako memasuki fase utama pasca-FID

Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:27 WIB

Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern

Kemendag memastikan tidak ada rencana pembatasan lanjutan untuk ritel modern setelah peluncuran Kopdes Merah Putih.

Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:26 WIB

Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat

Kekurangan pasokan dipenuhi dari impor seperti dari Filipina. "Impor tahun lalu 15 juta ton, mungkin tahun ini bisa lebih dari itu," sebut Arif.

Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:22 WIB

Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi

Penutupan Selat Hormuz bisa memanaskan harga minyak mentah di pasar global dan berdampak pada beban energi

Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat
| Selasa, 03 Maret 2026 | 06:13 WIB

Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat

Sejumlah perusahaan asuransi telah menarik perlindungan risiko perang (war risk insurance) untuk kapal yang melintas di kawasan tersebut.

INDEKS BERITA

Terpopuler