Siap Bertarung di Meja Hijau hingga Tahunan, PriceRunner Menggugat Google

Senin, 07 Februari 2022 | 18:51 WIB
Siap Bertarung di Meja Hijau hingga Tahunan, PriceRunner Menggugat Google
[ILUSTRASI. FILE PHOTO: Ilustrasi logo Google dan Uni Eropa, 15 April 2015. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo TPX IMAGES OF THE DAY]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Perusahaan asal Swedia PriceRunner pada Senin (7/2) mengumumkan pihaknya menggugat Google senilai 2,1 miliar euro, atau setara Rp 34,6 triliun lebih. Penyedia jasa perbandingan harga itu menjadi perusahaan terakhir yang mengambil tindakan hukum, dan menuding perusahaan milik Alphabet itu memanipulasi hasil pencarian.

Google pada November kalah dalam upaya banding atas denda senilai 2,42 miliar euro. Vonis itu diterima Google pada tahun 2017, karena raksasa teknologi itu menggunakan layanan perbandingan harga belanja sendiri, hingga memiliki keuntungan yang tidak adil atas pesaingnya dari Eropa yang berskala lebih kecil.

"Mereka masih menyalahgunakan pasar hingga tingkat yang sangat tinggi dan pada dasarnya tidak mengubah apa pun," kata CEO PriceRunner Mikael Lindahl kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: Pemerintah Jepang Mempertimbangkan Untuk Merestui Pil Oral Covid-19 Buatan Shionogi

PriceRunner, yang sedang dalam proses dibeli fintech Klarna, mengatakan gugatan yang diajukan di Swedia bertujuan untuk membuat Google membayar kompensasi atas keuntungan yang hilang di Inggris sejak 2008, serta di Swedia dan Denmark sejak 2013. Seorang juru bicara Google mengatakan perusahaan akan membela gugatan di pengadilan.

"Perubahan yang kami buat pada iklan belanja pada tahun 2017 berhasil dengan sukses. PriceRunner memilih untuk tidak menggunakan iklan belanja di Google, jadi mungkin tidak melihat keberhasilan yang sama seperti yang dimiliki orang lain," kata juru bicara Google.

Lindahl mengatakan PriceRunner siap untuk terlibat dalam pertarungan hukum selama bertahun-tahun, Karena telah mengamankan pembiayaan dari pihak ketiga hingga puluhan juta euro, perusahaan itu optimistis memiliki langkah-langkah lain yang harus ditempuh, jika kalah di pengadilan.

Baca Juga: GlobalWafers, Produsen Semikonduktor Taiwan Akan Pilih Lokasi Pabrik Baru Bulan Depan

Denda yang dijatuhkan Komisi Eropa pada 2017 adalah hasil dari penyelidikan tujuh tahun yang dipicu oleh sejumlah keluhan bahwa Google mengubah hasil pencarian internet untuk mendukung layanan belanjanya, merugikan baik pesaing maupun konsumen. 

Komisi menemukan bahwa Google telah secara sistematis memberikan penempatan yang menonjol pada layanan perbandingan belanjanya sendiri dan menurunkan layanan perbandingan belanja saingan dalam hasil pencariannya.

Layanan belanja perbandingan harga Axel Springer, Idealo, kemudian menggugat Google pada 2019 sebesar 500 juta euro.

Perusahaan investasi Creades pada bulan November setuju untuk menjual PriceRunner ke perusahaan pembayaran Swedia Klarna seharga 1,06 miliar crown Swedia. Kesepakatan itu diperkirakan akan selesai pada kuartal pertama.

Bagikan

Berita Terbaru

Rumor Dual Listing AMMN di Hong Kong Mencuat, Agoes Projosasmito: Belum Ada Rencana
| Senin, 13 Juli 2026 | 11:30 WIB

Rumor Dual Listing AMMN di Hong Kong Mencuat, Agoes Projosasmito: Belum Ada Rencana

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) lebih dulu menggelar dual listing di Papan Utama HKEX dan melantai pada 26 Juni 2026.

Menakar Efek Mandatori Bioetanol E20 Terhadap Emiten Produsen Etanol
| Senin, 13 Juli 2026 | 10:30 WIB

Menakar Efek Mandatori Bioetanol E20 Terhadap Emiten Produsen Etanol

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa pada tahun depan program mandatori bioetanol E20 akan berlaku. 

Smelter HPAL SLNC Bakal Beroperasi, Prospek MDKA Makin Berseri
| Senin, 13 Juli 2026 | 09:30 WIB

Smelter HPAL SLNC Bakal Beroperasi, Prospek MDKA Makin Berseri

Salah satu katalis positif bagi MDKA berasal dari akan beroperasinya smelter HPAL milik PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC).

Biaya Energi Menyusut, Margin Emiten Tambang Mineral Bisa Pulih
| Senin, 13 Juli 2026 | 09:18 WIB

Biaya Energi Menyusut, Margin Emiten Tambang Mineral Bisa Pulih

Biaya energi turun, profitabilitas emiten tambang diprediksi membaik di paruh kedua 2026. AMMN dan INCO paling sensitif terhadap perubahan ini.

Penguatan Dolar Amerika Masih Menekan Mata Uang Asia
| Senin, 13 Juli 2026 | 08:45 WIB

Penguatan Dolar Amerika Masih Menekan Mata Uang Asia

Rupiah melemah 0,58% pekan lalu, mencapai Rp 18.065 per dolar AS. Ketegangan geopolitik dan suku bunga AS jadi pemicu. Simak proyeksi selengkapnya

Sudah Saatnya KPI Direksi BEI Diperluas
| Senin, 13 Juli 2026 | 08:24 WIB

Sudah Saatnya KPI Direksi BEI Diperluas

Target ambisius BEI Rp 30.000 triliun terancam. Peningkatan kualitas IPO dan daya tarik emiten asing jadi kunci agar dana global masuk.

Produksi dan Penjualan Emas BRMS Mengalami Kenaikan di Kuartal II-2026
| Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB

Produksi dan Penjualan Emas BRMS Mengalami Kenaikan di Kuartal II-2026

Kenaikan volume penjualan emas sekitar 50% dibandingkan kuartal sebelumnya akan mampu mengimbangi pelemahan harga jual rata-rata.

Keyakinan Investor Anjlok, Net Sell Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 13 Juli 2026 | 08:08 WIB

Keyakinan Investor Anjlok, Net Sell Deras, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor belum memiliki keyakinan kuat untuk meningkatkan eksposur risiko. Di sisi lain, investor asing terus mencetak net sell. 

Prospek Harga Emas Pekan Ini: Geopolitik, Inflasi, hingga Bank Sentral Jadi Penentu
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:47 WIB

Prospek Harga Emas Pekan Ini: Geopolitik, Inflasi, hingga Bank Sentral Jadi Penentu

Arah pergerakan emas tetap sangat bergantung pada hasil berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini.

Persib Bandung Mau IPO, Sepakbola Domestik Sudah Jadi Industri?
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:43 WIB

Persib Bandung Mau IPO, Sepakbola Domestik Sudah Jadi Industri?

Rencana PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia belakangan ini menyedot perhatian publik.

INDEKS BERITA

Terpopuler