Sinyal Bahaya Melanda Sektor Manufaktur
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri manufaktur nasional kembali tertekan pada April 2026. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 49,1 dari 50,1 pada Maret 2026 dan kembali masuk ke fase kontraksi.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arief mengatakan pelemahan indeks PMI manufaktur dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global yang memicu gangguan rantai pasok serta kenaikan harga komoditas dan biaya logistik.
