ST-003 Terserap Rp 3 Triliun

Selasa, 26 Februari 2019 | 07:14 WIB
ST-003 Terserap Rp 3 Triliun
[]
Reporter: Dimas Andi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berhasil meraup dana Rp 3,13 triliun dari penjualan Sukuk Tabungan seri ST-003. Para analis menilai, pencapaian ini cukup positif kendati terjadi penurunan bila dibandingkan dengan seri-seri yang telah terbit sebelumnya.

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, penjualan ST-003 mengalami kelebihan permintaan sekitar 1,56 kali dari target sebesar Rp 2 triliun.

Namun, penjualan seri ini masih lebih rendah ketimbang dua instrumen surat berharga negara (SBN) ritel terakhir, yakni ST-002 dan SBR005. Kedua instrumen tadi masing-masing terjual Rp 4,94 triliun dan Rp 4,00 triliun.

Ekonom Pemeringkat Efek Indonesia Fikri C. Permana mengatakan, jarak penerbitan SBN ritel yang berdekatan cukup mempengaruhi hasil penjualan ST-003. Apalagi, sasaran utama instrumen tersebut adalah investor kalangan milenial yang memiliki pendapatan lebih terbatas.

Di tengah keterbatasan dana, investor milenial juga dihadapkan dengan sejumlah pilihan investasi, mulai dari deposito, tabungan, hingga SBN ritel. "Penjualan ST-003 mungkin berkurang seiring dengan perpindahan alokasi dana untuk aset yang lain," jelas dia, kemarin.

Senada, Research Analyst Capital Asset Management Desmon Silitonga menambahkan, kemampuan investor ritel tidak bisa disamakan dengan investor institusi. Dengan waktu penawaran SBN ritel yang nyaris tanpa jeda, memang sulit bagi pemerintah untuk mendapat dana dalam jumlah besar. "Investor ritel butuh waktu untuk mengumpulkan dana investasinya," tegas dia.

Target tercapai

Walau nominal turun, namun pemerintah tetap berhasil meningkatkan jumlah investor. Buktinya, dari total 13.932 investor yang membeli ST-003, 8.756 di antaranya merupakan investor baru, yang sama sekali belum pernah melakukan pemesanan SBN ritel online.

Di sisi lain, rata-rata volume pembelian per investor untuk ST-003 mencapai Rp 224,47 juta. Artinya, tingkat keritelan pada instrumen ini lebih baik dibandingkan ST-002 sebesar Rp 300,16 juta dan SBR005 sebesar Rp 236,12 juta.

Desmon menilai, ini merupakan pertanda antusiasme dan pengetahuan investor terhadap ST-003 tetap besar. Terlebih lagi, instrumen ini diperjualbelikan melalui mitra distribusi secara online, sehingga lebih praktis, terutama bagi generasi milenial.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Masih Menarik, ITMG Diadang Kenaikan Biaya Penambangan dan Logistik
| Senin, 21 September 2026 | 09:10 WIB

Prospek Masih Menarik, ITMG Diadang Kenaikan Biaya Penambangan dan Logistik

Hingga semester I-2026, produksi batubara ITMG baru mencapai 9,9 juta ton atau turun 5% secara tahunan.

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (21/9)
| Senin, 21 September 2026 | 08:53 WIB

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (21/9)

Pergerakan rupiah, arus dana asing, perkembangan suku bunga, serta isu MSCI juga menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi arah IHSG hari ini. 

Di Balik Mahalnya Sepiring Nasi
| Senin, 21 September 2026 | 08:33 WIB

Di Balik Mahalnya Sepiring Nasi

Persoalan perberasan menyangkut tata niaga yang panjang dari hulu hingga hilir. Problemnya pun terbilang pelik di setiap rantai pasok.

Berharap Berkah dari Program MBG
| Senin, 21 September 2026 | 08:29 WIB

Berharap Berkah dari Program MBG

Menakar penyerapan anggaran MBG terhadap kinerja emiten poultry pada sisa tahun 2026 hingga 2027 mendatang

Menakar Prospek PTRO saat Pendapatan dan Laba Meningkat
| Senin, 21 September 2026 | 08:22 WIB

Menakar Prospek PTRO saat Pendapatan dan Laba Meningkat

PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih signifikan pada semester I-2026

Menkeu Perlu Evaluasi Restitusi Pajak
| Senin, 21 September 2026 | 08:21 WIB

Menkeu Perlu Evaluasi Restitusi Pajak

Penahanan restitusi perlu direvisi karena menekan arus kas perusahaan dan berimbas pada aktivitas ekonomi

Ambisi Kuliah Gratis di Kampus Negeri
| Senin, 21 September 2026 | 08:18 WIB

Ambisi Kuliah Gratis di Kampus Negeri

Presiden Prabowo menyebut dana sitaan hasil korupsi bisa untuk mendanai pendidikan gratis d perguruan tinggi

Ujian APBN di Penghujung Tahun
| Senin, 21 September 2026 | 08:12 WIB

Ujian APBN di Penghujung Tahun

Kinerja fiskal hingga Agustus masih positif, tetapi percepatan belanja dan dampaknya terhadap ekonomi menjadi tantangan​

Pelaksanaan E50 Butuh Ekosistem Bioetanol yang Matang
| Senin, 21 September 2026 | 07:58 WIB

Pelaksanaan E50 Butuh Ekosistem Bioetanol yang Matang

Target bioetanol 50% atau E50 yang terkait dengan bahan baku pangan, masih terbentur kesiapan infrastruktur yang belum matang.

Garuda Maintenance (GMFI) Memperbaiki Laba dan Ekuitas
| Senin, 21 September 2026 | 07:42 WIB

Garuda Maintenance (GMFI) Memperbaiki Laba dan Ekuitas

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mencatatkan pertumbuhan kinerja hingga semester I-2026.

INDEKS BERITA