Strategi Reksadana: Adaptif dengan Reksadana Campuran
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah dana kelolaan stagnan bahkan mengecil, industri reksadana di tahun 2025 sedang bersolek. Dana kelolaan menembus all time high Rp 640 triliun di November 2025. Semua jenis reksadana memberikan kinerja yang baik. Namun ada satu jenis yang agak terlupakan walau masih tumbuh dan kinerjanya baik, yaitu reksadana campuran.
Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksadana campuran mengalokasikan dana ke efek ekuitas (saham) dan utang (obligasi) tanpa batasan minimal. Berbeda dari reksadana pendapatan tetap atau saham yang memiliki komposisi ketat.
