Berita Special Report

Tagihan Kreditur Mencapai Rp 20 Triliun, Begini Konsep Restrukturisasi Sritex (SRIL)

Jumat, 11 Juni 2021 | 15:24 WIB
Tagihan Kreditur Mencapai Rp 20 Triliun, Begini Konsep Restrukturisasi Sritex (SRIL)

ILUSTRASI. Sritex meminta perpanjangan PKPU selama 120 hari untuk menyusun proposal perdamaian. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - SEMARANG. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) alias Sritex masih membutuhkan waktu untuk menyusun proposal perdamaian. Itu sebabnya, dalam rapat kreditur kemarin, Kamis (10/6), Sritex meminta perpanjangan PKPU hingga 120 hari.

Selain nilai utang yang besar, kuasa hukum Sritex Aji Wijaya mengatakan, perpanjangan waktu PKPU dibutuhkan karena restrukturisasi utang Sritex terbilang kompleks.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru