Berita Bisnis

Tak Melulu Negatif, Kenaikan Pungutan Ekspor CPO bisa Berdampak Positif Buat Emiten

Rabu, 03 Juni 2020 | 06:20 WIB
Tak Melulu Negatif, Kenaikan Pungutan Ekspor CPO bisa Berdampak Positif Buat Emiten

ILUSTRASI. Pekerja memanen kelapa sawit di Bogor, Senin (1/6/2020). Per tanggal 1 Juni 2020 pemerintah menaikkan tarif ekspor kelapa sawit, CPO dan turunannya. Tarif ekspor biji sawit dan CPO naik masing-masing US$ 5 menjadi US$ 25 per ton dan US$ 55 per ton. KONTAN

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia menaikkan pungutan ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit dari US$ 50 per ton menjadi US$ 55 per ton.

Tarif tersebut dikenakan kepada pelaku usaha perkebunan kelapa sawit yang melakukan ekspor komoditas perkebunan kelapa sawit, CPO, dan atau turunannya.


Baca juga