Tantangan Struktural Jadi Sandungan Indo Tambagraya Megah Tbk (ITMG)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) diproyeksi membaik pada 2026, meski masih dibayangi sejumlah kerikil tajam struktural. Sepanjang tahun lalu, kinerja ITMG terjerembap akibat lesunya harga batubara. Pendapatan merosot 18,35% year on year (YoY) menjadi US$ 1,88 miliar, sementara laba bersih anjlok tajam hingga 48,96% yoy menjadi US$ 190,94 juta.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand membeberkan, ada tiga tantangan utama yang menghadang ITMG tahun ini. Ini mencakup ketidakpastian persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), lonjakan tarif pajak efektif imbas penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2025, serta ancaman kenaikan Domestic Market Obligation (DMO).
