KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kelas menengah ekonomi Indonesia masih rentan. Kenaikan beban biaya hidup telah menggerus jumlah kelas menengah Indonesia.
Mengacu data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Tim Ekonomi Bank Mandiri (BMRI) dan dirilis pekan lalu, jumlah warga kelas menengah Indonesia pada tahun 2023 mencapai 17,44%. Porsi tersebut turun 4% poin dibandingkan dengan pra pandemi Covid-19, yang tercatat 21,45%.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.