Toyota dan Panasonic Berkongsi Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik

Senin, 21 Januari 2019 | 12:00 WIB
Toyota dan Panasonic Berkongsi Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik
[]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Dian Pertiwi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan berkongsi mendirikan perusahaan patungan tahun depan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik. Langkah ini ditempuh untuk bersaing dengan produsen asal China.

Dalam perusahaan patungan ini, Toyota akan mengempit sebesar 51% saham, dan Panasonic akan menggenggam sisa sahamnya. Dengan kerjasama ini, Panasonic akan memasok baterai untuk kendaraan listrik Toyota, Mazda dan Subaru.

Perusahaan patungan ini dapat membantu Toyota mencapai target penjualan kendaraan listrik yan dipatok sebesar 1 juta unit per tahun pada 2030 mendatang.

Panasonic mendapat perlakuan eksklusif sebagai pemasok baterai, sebagai upaya mengurangi ketergantungannya kepada produsen kendaraan listrik asal AS. Maklum, produsen mobil listrik AS, Tesla sedang mengalami perlambatan produksinya dalam beberapa bulan terakhir.

Tesla juga tengah berencana mengalihkan pasokan baterai dari pabrik yang berbasis di China, sehingga eksklusivitas Panasonic dengan Tesla sedikit terganggu.

Di bawah usaha patungan ini, Panasonic akan mengalihkan sebagian besar peralatan dan fasilitas terkait baterai prismatic di Jepang dan China ke perusahaan patungan tersebut. Sedangkan, produksi baterai untuk menyuplai ke Tesla masih berada di bawah perusahaan Panasonic.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Kopi Kenangan Memacu Ekspansi Gerai di Semester II
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:19 WIB

Kopi Kenangan Memacu Ekspansi Gerai di Semester II

Perusahaan tetap berfokus merealisasikan target ekspansi yang telah ditetapkan sejak awal tahun, yakni menambah 300–400 gerai baru sepanjang 2026.

Menanti BI Rate, IHSG Rabu (22/7) Masih Punya Ruang Menguat
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:14 WIB

Menanti BI Rate, IHSG Rabu (22/7) Masih Punya Ruang Menguat

IHSG Rabu (22/7) masih berpeluang menguat, dengan level support 6.240-6.250 dan resistance di 6.390-6.400.​

FORU Menyiapkan Rights Issue Rp 27,1 Triliun
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:11 WIB

FORU Menyiapkan Rights Issue Rp 27,1 Triliun

FORU berencana menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru atau sekitar 99,78% dari modal ditempatkan dan disetor penuh 

Ekspansi Jaringan Toko Berpotensi Mendorong Kinerja ACES di Semester Kedua
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:09 WIB

Ekspansi Jaringan Toko Berpotensi Mendorong Kinerja ACES di Semester Kedua

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) masih solid mencatatkan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) sebesar 2,2% pada semester I-2026.

Kilau Emas Kalah Pamor dengan Saham Kecerdasan Buatan
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Kilau Emas Kalah Pamor dengan Saham Kecerdasan Buatan

Harga emas masih tertekan karena dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS). 

Pergerakan Rupiah Menanti Kebijakan BI Pekan Ini
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:45 WIB

Pergerakan Rupiah Menanti Kebijakan BI Pekan Ini

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,33% secara harian ke level Rp 17.888 per dolar AS.

Bidik Dana US$ 1 Miliar dari Panda Bond
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:26 WIB

Bidik Dana US$ 1 Miliar dari Panda Bond

Pemerintah akan menerbitkan Panda Bond perdana pada tanggal 23 Juli 2026                            

Konflik AS dan Iran Memanas, Dolar AS Masih Jadi Primadona
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:15 WIB

Konflik AS dan Iran Memanas, Dolar AS Masih Jadi Primadona

Eskalasi geopolitik antara AS - Iran yang semakin memanas membuat pergerakan harga valuta asing safe haven bergerak bervariasi.

Mengejar Dana Global Lewat Pusat Finansial
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:10 WIB

Mengejar Dana Global Lewat Pusat Finansial

Pemerintah menargetkan pembangunan Pusat Keuangan Internasional Indonesia dimulai akhir tahun 2026         

Rating Agency
| Rabu, 22 Juli 2026 | 06:10 WIB

Rating Agency

Percaya pada kekuatan ekonomi nasional tentu penting. Namun, kepercayaan diri jangan sampai mengabaikan mekanisme pasar global.

INDEKS BERITA

Terpopuler